LombokPost-Pemprov NTB mengambil langkah cepat untuk memberikan bantuan kemanusiaan, menyusul bencana gempa bumi yang melanda wilayah NTT.
Bantuan tersebut diwujudkan melalui pengiriman Tim Tanggap Darurat Bencana yang bertugas, membantu penanganan kondisi darurat, pelayanan kesehatan, penjangkauan psikososial, serta penyaluran logistik dan peralatan medis kepada masyarakat terdampak.
Pelepasan Tim Tanggap Darurat dan penyaluran logistik bencana gempa bumi NTT dilakukan langsung, oleh Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal, di Kantor BPBD NTB, Minggu sore (16/8), ini disaksikan Wakil Gubernur NTB Indah Dhamayanti Putri, Sekda NTB Abul Chair, para kepala OPD serta mitra pembangunan Pemprov NTB.
“Ini adalah bantuan bukan hanya dari pemerintah provinsi, tetapi ini melibatkan semua. Jadi yang hadir bukan lagi institusi, yang hadir saat ini adalah NTB, satu NTB,” kata Gubernur Iqbal.
Baca Juga: PMI NTB Gercep Kirim 300 Paket Bantuan untuk Korban Gempa NTT
Bantuan yang disiapkan untuk masyarakat terdampak gempa bumi NTT, berasal dari berbagai instansi dan mitra. Dinas Sosial P3A bersama RS Universitas Mataram (Unram) menyiapkan berbagai kebutuhan makanan dan perlengkapan dasar, seperti susu, sarden, abon, mi instan, pembalut, terpal, tenda, serta paket obat dan kesehatan yang terdiri atas 41 jenis barang medis.
Dinas Kesehatan (Dikes) NTB turut menyediakan berbagai perlengkapan kesehatan dan kebutuhan dasar, antara lain 37 unit Emergency Kit Type A, 20 unit Ibu Hamil Kit, 16 unit PUS Kit, 20 unit Bayi Baru Lahir Kit, 16 unit Ibu Bersalin Kit, 110 unit Personal Hygiene Kit, 23 unit Family Kit, dua unit tenda pelayanan kesehatan, dua unit tenda posko, serta 10 unit veltbed.
PMI NTB memberikan bantuan berupa 75 kotak Hygiene Kit, 75 lembar terpal, 75 buah matras, dan 75 lembar selimut. Sementara itu, Poltekkes Kemenkes Mataram menyiapkan popok bayi, pembalut wanita, pakaian dalam, biskuit, serta mi instan.
Bank Mandiri juga memberikan bantuan senilai Rp100 juta. Bantuan tersebut berupa 60 dus susu UHT, 20 dus pampers bayi, 200 dus mi instan, 100 dus minyak goreng, 200 kilogram gula pasir, 100 dus air mineral, 20 unit tenda, 200 lembar selimut, 200 buah tikar, dan 200 buah matras.
Baca Juga: Dari Posko NTT, PLN Pastikan Listrik HUT Ke-81 RI Aman dan Andal
Selain itu, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) NTB menyalurkan 21 ton beras dari cadangan beras pemerintah provinsi.
Bulog menambah bantuan tiga ton beras, sedangkan AMNT memberikan 10 ton beras dan 1.000 lembar selimut. PT Narmada Awet Muda turut memberikan 1.000 dus air mineral gelas.
BPBD NTB juga menyiapkan 125 paket sembako APBN, 100 lembar tikar berlogo BNPB, 175 dus air mineral, 32 dus mi instan goreng, 32 paket pangan, 20 lembar terpal, serta 20 lembar tikar BTT 2028.
Dalam pelaksanaan misi kemanusiaan tersebut, sebanyak 79 personel diberangkatkan. Personel tersebut terdiri atas 43 orang dari Dinas Kesehatan, 13 orang dari RS Unram, sembilan orang dari BPBD, dua orang dari PUPRPKP, empat orang dari Pemkot Mataram, dan delapan orang dari Dinas Sosial.
Selain personel, tim juga membawa 22 unit kendaraan untuk mendukung penanganan di lokasi bencana. Kendaraan tersebut terdiri atas dua mobil rescue, satu mobil Navara, tiga mobil Hiace, tiga ambulans, satu kendaraan dapur umum, delapan truk, satu ekskavator, dan tiga mobil Innova.
Menurutnya, keterlibatan berbagai pihak tersebut menunjukkan kebersamaan masyarakat NTB dalam membantu warga NTT yang terdampak bencana.
Bahkan, dukungan juga datang dari Bali dalam persiapan bantuan untuk dikirim ke wilayah terdampak. “Kita bersama-sama hadir untuk saudara kita atas nama NTB dari berbagai komponen, bahkan Bali ikut hadir,” ujarnya.
Baca Juga: Peringatan Dini Tsunami Gempa M 7,7 Resmi Berakhir, BMKG Catat Tsunami Tertinggi 0,94 Meter di Mauro
Iqbal menjelaskan, bantuan yang diberangkatkan dari Mataram merupakan bagian dari logistik yang telah disiapkan. Untuk efisiensi, sebagian kebutuhan logistik lainnya akan dibeli di Bima.
Begitu pula dengan alat berat yang telah disiapkan di wilayah tersebut. “Logistik sebagian besar nanti kita beli di Bima supaya lebih efisien, termasuk alat berat sudah disiapkan di Bima,” jelasnya.
Pemprov NTB juga telah berkoordinasi dengan ASDP untuk mendukung proses pengiriman bantuan menuju NTT. Iqbal menyebut ASDP telah menyiapkan satu kapal khusus untuk mengangkut bantuan dari Bima menuju pelabuhan yang paling dekat dengan lokasi terdampak.
“Terima kasih buat ASDP, sudah menyiapkan satu kapal khusus untuk menyeberangkan dari Bima ke pelabuhan yang terdekat dengan lokasi,” katanya.
Kapal tersebut nantinya khusus mengangkut bantuan dari NTB dan NTT. Koordinasi dengan ASDP juga telah dilakukan untuk memastikan proses penyeberangan berjalan sesuai rencana.
“Jadi satu kapal isinya hanya dari NTB sama NTT. Insya Allah besok itu tiba di sana,” ujar Iqbal.
Baca Juga: Pekan Kesenian Senggigi Semarakkan HUT RI ke-81, Turis Asing Antusias Ikut Lomba Makan Kerupuk
Ia berharap pengiriman tersebut dapat menjadi salah satu dukungan awal dalam penanganan bencana di NTT. Bantuan yang dikirim merupakan logistik dalam skala besar dan diharapkan menjadi salah satu bantuan daerah pertama yang tiba di lokasi terdampak.
“Ini adalah logistik skala besar pertama yang tiba di NTT dari daerah lain, insya Allah,” tandasnya.
Editor : Akbar SirinawaSumber : Liputan