LombokPost-Pemprov NTB tak berhenti menunjukkan solidaritasnya kepada masyarakat NTT yang tengah menghadapi bencana.
Pada Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI ke-81 di halaman Kantor Gubernur NTB, Mataram, Senin (17/8/2026), Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal tampil mengenakan pakaian adat Manggarai Barat, NTT.
Bertindak sebagai inspektur upacara, Iqbal mengenakan pakaian adat tersebut sebagai bentuk empati sekaligus solidaritas Pemprov NTB terhadap masyarakat Manggarai yang tengah menghadapi musibah bencana alam.
Usai upacara, Iqbal mengatakan penggunaan pakaian adat Manggarai merupakan pesan bahwa masyarakat Manggarai tidak menghadapi situasi sulit tersebut sendirian.
“Pakaian adat Manggarai ini kami kenakan sebagai bentuk solidaritas kepada masyarakat Manggarai yang sedang menghadapi bencana,” ujar Iqbal didampingi Ketua TP-PKK NTB Hj. Sinta Agathia M Iqbal.
Baca Juga: Korban Gempa NTT Terus Bertambah, 68 Orang Meninggal, 213 Luka-Luka
Menurutnya, langkah tersebut menjadi simbol dukungan NTB kepada masyarakat Manggarai sekaligus menunjukkan kepedulian terhadap warga yang sedang menghadapi masa sulit.
“Ini menunjukkan masyarakat Manggarai tidak sendiri. Kita bersama-sama dengan mereka dalam situasi sulit ini,” tegasnya.
Tak sampai di situ, usai pelaksanaan upacara HUT ke-81 RI, Pemprov NTB menggelar aksi teatrikal, sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian terhadap masyarakat NTT.
Sementara itu, mantan NTB TGH Muhammad Zainul Majdi atau akrab disapa TGB menyampaikan duka dan solidaritas kepada masyarakat NTT yang terdampak gempa bumi.
Pengalaman gempa besar yang melanda NTB pada 2018 membuat TGB memahami beratnya kondisi yang kini dihadapi masyarakat NTT.
“Kita 2018 sepanjang hampir satu bulan kan mengalami hal yang sama. Jadi pasti traumanya luar biasa. Dan karena itu kita ikut berduka cita,” kata TGB.
TGB juga mengapresiasi sikap Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal yang menunjukkan simpati kepada masyarakat NTT, dengan mengenakan pakaian bernuansa NTT sebagai bentuk solidaritas dan duka.
Baca Juga: Pemkot Siapkan Bantuan dan Medis untuk NTT
Dijelaskannya, kedekatan NTB dan NTT bukan sekadar hubungan antardaerah. Secara historis, kedua wilayah tersebut pernah menjadi satu kesatuan dalam wilayah Sunda Kecil sebelum akhirnya terbagi menjadi provinsi yang berbeda.
“Jadi artinya memang kan dulu kita sebelum 1958 kan dengan NTT itu satu kesatuan, Sunda Kecil. Jadi NTB dan NTT itu memang bersaudara,” katanya.
Karena itu, TGB menilai solidaritas NTB terhadap NTT harus diwujudkan dalam bentuk nyata. Ia juga mengapresiasi langkah Pemprov NTB yang telah mengirimkan bantuan. Mewakili kita semua. Itulah namanya persaudaraan. Ada wujud nyata,” ungkapnya.
Di sisi lain, TGB mengingatkan masyarakat NTB untuk tetap meningkatkan kewaspadaan dan kehati-hatian menyikapi potensi bencana. Ia juga mengajak masyarakat terus berdoa agar gempa serupa tidak kembali menimpa daerah lain.
TGB juga menyampaikan pesan kepada masyarakat NTT yang kini menghadapi situasi pascabencana. Ia mengingatkan agar masyarakat dan pemerintah tidak saling menyalahkan. Menurutnya, kekompakan seluruh pihak menjadi salah satu kunci penting dalam proses pemulihan.
Ia berkaca pada pengalaman NTB saat menghadapi gempa 2018. Menurut TGB, respons cepat terhadap bencana serta proses rehabilitasi yang relatif cepat turut membangun kepercayaan masyarakat luar terhadap NTB sehingga mendorong datangnya bantuan dari berbagai pihak.
Baca Juga: Wali Kota Mohan Pimpin Doa untuk Korban Gempa NTT saat Pengibaran Bendera di Sangkareang
Sehingga harapannya, masyarakat NTT juga dapat menjaga kekompakan selama menghadapi masa pemulihan. Menurutnya, jika masyarakat dan pemerintah dapat berjalan bersama, proses pemulihan dan pemulihan trauma akan lebih cepat.
“Nah karena itu saudara-saudara kita yang di NTT kita harapkan tidak usah saling menyalahkan. Ya antara masyarakat sama pemerintah. Pokoknya tangan di barang-barang. Dan kalau kompak di dalam itu insyaallah akan cepat pulih pascatraumanya,” pungkas TGB.
Ketua Ikatan Keluarga Besar (IKB) Flobamora NTB Fransiskus Xaverius Lon mengapresiasi langkah Pemprov NTB membantu masyarakat NTT yang terdampak gempa bumi.
“Kami menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang luar biasa kepada Bapak Gubernur NTB, Bapak Wakil Gubernur, dan tim yang telah dibentuk untuk membantu sesama,” kata Fransiskus.
Editor : Akbar SirinawaSumber : Liputan