LombokPost – Tim Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda NTB terus menjalankan misi kemanusiaan di Nusa Tenggara Timur (NTT). Personel yang mendapat penugasan BKO Kemanusiaan NTT memberikan pelayanan kesehatan kepada warga di Posko Kesehatan Polri, Maokaro, Kabupaten Ende, Selasa (25/8).
Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Mohammad Kholid mengatakan pelayanan kesehatan tersebut merupakan bagian dari dukungan Polri kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan medis.
"Tim Biddokkes Polda NTB terus memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat di Posko Kesehatan Polri Maokaro, Kabupaten Ende," kata Kholid dalam keterangan persnya.
Pelayanan dimulai sekitar pukul 15.00 Wita dan berlangsung hingga selesai. Selain memberikan layanan medis kepada warga, personel Biddokkes Polda NTB juga melakukan persiapan Bhakti Kesehatan dalam rangka kunjungan ketua Bhayangkari ke Posko Maokaro.
Baca Juga: PLN UIP Nusra Teguhkan Semangat Kemerdekaan Lewat Kolaborasi dan Kinerja Terbaik
Menurut Kholid, kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian tugas kemanusiaan personel Polri selama menjalankan penugasan di NTT.
"Kegiatan personel mencakup persiapan Bhakti Kesehatan untuk kunjungan Ibu Ketua Bhayangkari serta pelayanan kesehatan di Posko Kesehatan Polri," ujarnya.
Kehadiran personel Biddokkes Polda NTB di Posko Kesehatan Polri diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan medis masyarakat sekaligus memperkuat respons kemanusiaan di wilayah tersebut.
"Kami ingin kehadiran personel Biddokkes Polda NTB bisa memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan mendukung seluruh rangkaian tugas kemanusiaan di NTT," tutur Kholid.
Baca Juga: Guru PPPK Paro Waktu Temui Wali Kota Bima, Tuntut Kenaikan Upah hingga Kepastian Status
Dia menegaskan, personel Biddokkes Polda NTB akan terus menjalankan tugas selama mendapat penugasan kemanusiaan di NTT. Pelayanan kepada masyarakat menjadi prioritas selama masa penugasan.
"Tugas kemanusiaan ini kami jalankan dengan niat tulus untuk membantu masyarakat. Personel akan terus memberikan pelayanan secara maksimal," tegasnya.
Editor : Marthadi