Hari Ini Puncak Hultah Ke-91 NWDI, TGB dan Ustad Abdul Somad Akan Isi Pengajian Umum

Rury Anjas Andita • Dipublikasikan Minggu, 13 September 2026 | 04:16 WIB
Ribuan santri meriahkan Hultah NWDI ke-91 di Pancor. Teguhkan iman takwa, gerakkan NWDI untuk kemajuan umat dan keunggulan bangsa. (NWDI For Lombok Post)
Ribuan santri meriahkan Hultah NWDI ke-91 di Pancor. Teguhkan iman takwa, gerakkan NWDI untuk kemajuan umat dan keunggulan bangsa. (NWDI For Lombok Post)

LombokPost – Pagi ini (13/9) puncak acara Hari Ulang Tahun (Hultah) Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (NWDI) ke-91 akan digelar di aula Yayasan Pendidikan Hamzanwadi Pondok Pesantren Darunnahdlatain (YPH PPD) NWDI Pancor.

Acara dirangkaikan dengan Haul Almaghfurlah Maulana Syekh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid ke-29.

Seperti pada tahun-tahun sebelumnya, acara puncak akan diisi dengan pengajian akbar Ketua Umum PB NWDI TGB M Zainul Majdi.

Baca Juga: PB NWDI Bantah Ponpes Raudlatussaulatiyah Al Ibrahimy NW Berafiliasi dengan TGB

Selain TGB, Ustad Abdul Somad (UAS) juga dijadwalkan hadir sekaligus akan mengisi pengajian di acara puncak tersebut.

Ketua Panitia Hultah NWDI ke-91 TGH Hudatullah Muhibuddin mengatakan, pelaksanaan Hultah tahun ini dikemas sedikit berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. 

Sejumlah kegiatan yang selama ini menjadi bagian dari rangkaian Hultah ditiadakan dan diganti dengan kegiatan yang dinilai lebih memberikan manfaat bagi masyarakat dan generasi muda.

Baca Juga: MA NWDI Gereneng Santuni Yatim dan Duafa

“Pada Hultah tahun ini, digelar sedikit berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Tahun ini kegiatannya lebih sedikit, tapi lebih bermakna,” terang TGH Hudatullah.

Salah satu kegiatan yang menjadi perhatian ialah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat anak-anak dan remaja se-Lombok Timur. Kegiatan tersebut untuk pertama kalinya digelar dalam rangkaian Hultah NWDI.

Menurut TGH Hudatullah, MTQ dipilih sebagai pengganti sejumlah kegiatan seperti pentas seni, hiburan dan bazar. Selain menjadi bagian dari peringatan Hultah, kegiatan tersebut diharapkan dapat menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an sekaligus menjaring qari dan qariah berprestasi.

Baca Juga: Pilih Regenerasi, Beri Karpet Merah Bagi Kader Muda untuk Pimpin PD NWDI Kota Mataram

Alhamdulillah pesertanya cukup banyak se-Lotim. Kegiatannya sampai lima malam,” katanya.

Dia menegaskan, pelaksanaan MTQ tersebut tidak berhenti pada Hultah tahun ini. Ke depan, kegiatan serupa direncanakan terus digelar dengan cakupan peserta yang lebih luas hingga se-Pulau Lombok.

Perubahan konsep juga terlihat pada lokasi panggung utama penyambutan pawai. Jika sebelumnya berada di depan Universitas Hamzanwadi, tahun ini panggung utama dipindahkan ke Ruang Terbuka Publik (RTP) Pancor.

Pawai ta’aruf sendiri digelar selama dua hari. Pawai hari pertama Jumat (11/9) diikuti santri jenjang RA hingga MTs. Sedangkan hari kedua, Sabtu (12/9), diikuti santri Madrasah Aliyah (MA) dan peserta umum.

Baca Juga: Gabungkan Tiga Momentum Besar, HIMMAH NWDI Fakultas Teknik Gelar Kartini Banat Fest 2026

Tingginya antusiasme peserta bahkan membuat panitia kesulitan membatasi jumlah peserta. Padahal, pembatasan sempat direncanakan agar pelaksanaan pawai tidak berlangsung hingga terlalu sore.

“Sebenarnya kami ingin membatasi pesertanya supaya tidak sampai terlalu sore. Tapi antusias dari sekolah-sekolah di bawah yayasan dan masyarakat sangat tinggi. Semua ingin ikut,” jelasnya.

TGH Hudatullah berharap Hultah NWDI ke-91 menjadi momentum terbaik untuk memperkuat semangat perjuangan NWDI dalam bidang keagamaan, pendidikan dan kemasyarakatan. Puncak Hultah juga dijadwalkan dihadiri sejumlah ulama dari Al-Azhar Kairo, Mesir, serta Ustad Abdul Somad dan sejumlah tokoh lainnya.

Baca Juga: Ramadan di Ponpes Nahdlatul Abror NWDI Mataram, Dari Santunan Yatim hingga Refleksi Transformasi Madrasah

Sementara itu, Ketua Umum YPH PPD NWDI Pancor Dr Muhammad Djamaluddin mengatakan, rangkaian Hultah tahun ini secara umum tidak jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Namun, sejumlah kegiatan disesuaikan dengan kebutuhan dan arah perjuangan NWDI.

Kegiatan pra-Hultah juga tetap dilaksanakan selama dua pekan sebelum puncak acara.

Djamaluddin menyebut tema besar Hultah NWDI ke-91 tetap menegaskan semangat perjuangan organisasi, yakni “Teguhkan Iman Takwa, Gerakan NWDI untuk Kemajuan Umat dan Keunggulan Bangsa.”

Baca Juga: Intip Persiapan Ponpes Nahdlatul Abror NWDI Mataram Sambut Ramadan 1447 H Dengan Tradisi Tarhib

Menurutnya, tema tersebut menjadi pengingat agar perjuangan NWDI tidak hanya berorientasi pada penguatan keagamaan, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap kemajuan umat dan bangsa.

Puncak Hultah tahun ini akan dihadiri ulama dari Al-Azhar Kairo Mesir, Ustadz Abdul Somad, sejumlah tokoh, serta perwakilan pondok pesantren NWDI yang tersebar di berbagai provinsi di Indonesia dan sejumlah negara.

Djamaluddin membeberkan, Madrasah NWDI saat ini menaungi sekitar 18 lembaga pendidikan. Di antaranya Ma’had Aly Darul Qur’an wal Hadits NWDI dan SMP Unggulan yang menjadi bagian dari pengembangan pendidikan di lingkungan YPH PPD NWDI Pancor.

Jaringan Pondok Pesantren NWDI juga telah berkembang hingga berbagai daerah di Indonesia. Bahkan, perwakilan NWDI telah hadir di sejumlah negara seperti Makkah, Mesir, Australia dan Malaysia.

Baca Juga: Kepala MI Nurul Jannah NWDI Ampenan Raih Juara Nasional

“Kalau jumlah ponpes hampir di semua provinsi ada. Termasuk perwakilan di luar negeri juga ada sekitar empat sampai lima, seperti di Makkah, Mesir, Australia dan Malaysia,” katanya.

Djamaluddin berharap momentum Hultah ke-91 dapat menjadi penguat bagi seluruh elemen NWDI untuk melanjutkan perjuangan Maulana Syekh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid. Terutama dalam empat sektor utama, yakni pendidikan, sosial, dakwah dan ekonomi.

Empat sektor tersebut, kata dia, harus terus diperkuat untuk menjawab tantangan zaman yang semakin kompleks. Pendidikan generasi muda dan pembinaan masyarakat dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan perjuangan NWDI.

Baca Juga: Mahasiswa Universitas Hamzanwadi Borong Medali Porprov NTB

“Banyak tantangan yang harus dihadapi di tengah perkembangan zaman saat ini untuk mendidik generasi muda dan masyarakat dengan sebaik-baiknya,” pungkasnya.

 

Editor : Rury Anjas Andita
Hultah Ke-91 NWDI Ustad Abdul Somad Hultah NWDI TGB M Zainul Majdi TGB