Mengusung semangat “We Set The Vibes”, perayaan tahun kedua ini dikemas penuh kesan lewat kombinasi perjalanan jarak jauh (touring), penguatan persaudaraan, hingga aksi kepedulian sosial.
Di bawah kepemimpinan Henrikky Manulang selaku Ketua Big Bike Lombok, BBL terus konsisten menjadi wadah pemersatu bagi sekitar 60 anggotanya yang tersebar di wilayah Pulau Lombok hingga Pulau Sumbawa. Menjunjung tinggi persaudaraan tanpa sekat merek maupun bendera komunitas, perayaan anniversary kali ini membawa para rider menelusuri keindahan lanskap Nusa Tenggara Barat.
Baca Juga: Keindahan Pohon Galau dan Sunset Keemasan Savana Bale Tepak
Rangkaian perjalanan Touring BBL 2nd Anniversary di hari pertama tujuan Sembalun Lombok Timur pada Jumat (18/9/2026).
Pukul 14.00 WITA rombongan sudah siap di titik kumpul di Grand Natura, Mataram, untuk melakukan briefing dan persiapan akhir.
Tak lama, rombongan berbagai jenis big bike, termasuk Harley-Davidson dan motor mesin besar lainnya, resmi engine on memulai perjalanan menuju dataran tinggi Sembalun.
Di tengah rute menuju Sembalun, rombongan sempat menghentikan laju kendaraan untuk smoke break di kawasan Tanjung sebelum kembali menembus jalur pegunungan.
Baca Juga: Polisi Tangkap Empat Jaringan Pengedar Sabu Bersenpi-Sajam di Bima
Pukul 16.30 WITA rombongan sudah tiba di Sembalun. Sebanyak 19 peserta yang dijadwalkan menginap tiba di lokasi dan langsung melakukan proses check-in.
Peserta menempati berbagai pilihan akomodasi, mulai dari Family Room, Glamping View Rinjani, Glamping View Pergasingan, hingga Superior Room.
Malam harinya, seluruh peserta berkumpul menikmati santap malam dengan menu spesial Kambing Guling. Dibuat tanpa agenda formal, suasana malam pertama berlangsung hangat dan santai untuk mempererat keakraban antar-anggota pasca-perjalanan.
Memasuki hari jedua, pukul 09.30 WITA rombongan bertolak meninggalkan kawasan Sembalun untuk menempuh rute kembali menuju Kota Mataram.
Peserta melakukan rehat sejenak di kawasan Bundaran Kayangan sebelum melanjutkan perjalanan menyisiri jalur pesisir Lombok Utara.
Rombongan berhenti di titik ikonik Malaka Hill (Malimbu 2). Sesi foto bersama dan pengambilan video udara (drone) dilakukan dengan latar pesona pesisir laut Lombok yang megah.
Tepat pukul 13.00 WITA, rombongan pecinta moge ini tiba di Roemah Langko, Mataram. Di rumah makan ini, BBL mengundang 10 anak yatim beserta perwakilannya untuk makan siang bersama.
Dalam kegiatan kekeluargaan yang dihadiri unsur Ditlantas Polda NTB yang diwakili Kasat PJR Ditlantas Polda NTB AKBP Budhi Eko Prasetyo, S.Pd., S.I.K., secara simbolis Ketua BBL menyerahkan santunan berupa dana sebesar Rp18 juta rupiah, yang merupakan hasil sumbangan para anggota BBL.
Acara dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin oleh perwakilan anak yatim, disusul penyerahan santunan secara langsung dari keluarga besar BBL.
Usai seluruh rangkaian agenda sosial selesai, para peserta bergerak menuju Lombok Plaza Hotel, Mataram, yang menjadi titik akhir akomodasi bagi para rider untuk beristirahat.
Rangkaian BBL 2nd Anniversary dengan rute Mataram – Sembalun – Kayangan – Malimbu – Mataram ini menegaskan identitas Big Bike Lombok bahwa momentum hari jadi bukan sekadar tentang hobi dan mesin besar, melainkan tentang menjaga solidaritas internal serta memberi dampak nyata bagi sesama.
Editor : Siti Aeny MaryamSumber : Liputan