LombokPost – Polda NTB menggeser pasukan bantuan kendali operasi (BKO) kamtibmas ke wilayah Dompu, Kabupaten Bima, dan Kota Bima. Wakapolda NTB Brigjen Pol. Hari Nugroho memimpin langsung apel pergeseran pasukan di Lapangan Bhara Daksa Polda NTB, Selasa (29/9) pagi.
Sebanyak personel BKO tersebut akan bertugas selama dua bulan untuk membantu jajaran kewilayahan menjaga keamanan dan memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Dalam arahannya, Brigjen Hari meminta personel memandang penugasan tersebut sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat.
“Maknai penugasan ini sebagai panggilan pengabdian,” pesan Hari.
Baca Juga: Desa Rarang Selatan Dinobatkan Sebagai Desa Terbaik Tingkat Nasional Program Desa Cantik
Ia menekankan, kekuatan Polri tidak hanya ditentukan jumlah personel dan perlengkapan. Integritas, keteladanan, serta kepercayaan masyarakat menjadi modal utama dalam menjalankan tugas.
Personel juga diminta mengedepankan pendekatan humanis dan preventif. Komunikasi dengan masyarakat harus diperkuat agar potensi gangguan keamanan dapat dicegah sejak dini.
“Bangun komunikasi, dengarkan masyarakat dan cegah potensi gangguan sejak dini,” tegasnya.
Selain itu, personel BKO diminta memahami karakter masyarakat, tokoh, kearifan lokal, hingga potensi kerawanan di wilayah penugasan.
Baca Juga: Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di Ponpes, LPA Ungkap Dugaan Pelaku Lain
Koordinasi dengan TNI, pemerintah daerah, serta seluruh elemen masyarakat juga harus diperkuat. Langkah tersebut dinilai penting agar setiap dinamika keamanan dapat dihadapi secara tepat.
Brigjen Hari turut mengingatkan personel agar tetap profesional dan mematuhi hukum serta standar operasional prosedur (SOP). Setiap tindakan harus terukur dan proporsional.
“Jadilah solusi dan hadirkan rasa aman,” pesannya.
Menutup arahannya, Hari meminta seluruh personel menjaga kekompakan selama menjalankan tugas di Dompu, Bima, dan Kota Bima.
“Berangkatlah dengan niat mengabdi dan kembalilah membawa kehormatan serta kebanggaan,” pungkasnya.
Editor : Marthadi