Sosialisasi Catin di MA Sabilusrasad NW Barabali, BKOW NTB Tekankan 8 Fungsi Keluarga

Pujo Nugroho • Dipublikasikan Kamis, 1 Oktober 2026 | 09:01 WIB
BKOW NTB saat menggelar sosialisasi di MA Sabilusrasad NW Barabali.
BKOW NTB saat menggelar sosialisasi di MA Sabilusrasad NW Barabali.

 

 

LombokPost - Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) NTB menggelar sosialisasi Calon Pengantin (Catin) dan edukasi 8 fungsi keluarga di MA Sabilusrasad NW Barabali, Selasa (29/9). Agenda ini menyasar 50 siswa-siswi kelas 11 dan karang taruna untuk memperkuat pondasi ketahanan keluarga sejak usia remaja.

Penyuluh KUA Kecamatan Batukliang Muhammad Syaiful Rahmat sebagai narasumber menegaskan pentingnya pembekalan ini sebelum remaja melangkah ke jenjang pernikahan. ”Rumah tangga yang tangguh tidak terbangun secara mendadak, melainkan harus dipersiapkan lewat pemahaman 8 fungsi keluarga sejak dini,” ujar Syaiful di hadapan para peserta.

Isu pernikahan usia anak dan ancaman stunting menjadi latar belakang kuat kegiatan sosialisasi Catin BKOW ini. Melalui pemahaman 8 fungsi keluarga, para siswa diharapkan mampu memahami peran agama, moral, hingga kehangatan emosional dalam rumah tangga.

Baca Juga: BKOW NTB Gelar Lomba Gembira HUT ke-81 RI dan Aksi Kepedulian Sosial

”Keluarga adalah tempat utama pembinaan agama, budi pekerti, dan rasa aman dari pengaruh negatif lingkungan luar,” kata Syaiful menekankan fungsi perlindungan.

Selain perlindungan emosional, fungsi reproduksi dan perencanaan kehamilan yang sehat juga menjadi perhatian serius. Edukasi 8 fungsi keluarga ini mendorong remaja untuk lebih bijak merencanakan masa depan dan kesehatan reproduksinya.

”Orang tua merupakan pendidik pertama yang membentuk karakter, pola pikir, dan kedisiplinan anak,” tambah Syaiful saat menjelaskan fungsi pendidikan dalam forum sosialisasi.

Baca Juga: Aksi Nyata BKOW NTB Blusukan ke Rumah Warga Barabali Demi Target Penurunan Stunting NTB

Aspek ekonomi dan sosial budaya turut melengkapi materi 8 fungsi keluarga yang disampaikan. Keluarga bertanggung jawab mengatur kebutuhan logistik, pangan, sandang, serta menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

”Jika kebutuhan dasar dan rasa kebersamaan terpenuhi seimbang, angka kekerasan fisik maupun psikologis bisa ditekan,” jelas Syaiful menutup pemaparannya mengenai 8 fungsi keluarga.

Kegiatan sosialisasi Catin BKOW di MA Sabilusrasad NW Barabali ini dihadiri langsung pengurus BKOW Bidang 6, Plt Kepala Desa Barabali, serta Kepala Madrasah beserta jajarannya. Sinergi lintas pihak ini diharapkan mampu mencetak generasi muda yang makin siap membangun keluarga berkualitas di Lombok Tengah.

Editor : Pujo Nugroho
Sumber : BKOW NTB
Pencegahan Stunting MA Sabilusrasad NW Barabali edukasi remaja Ketahanan Keluarga BKOW NTB