LombokPost - Persaingan ajang Pemuda Pelopor Desa NTB 2026 di Kabupaten Sumbawa berlangsung ketat selama dua hari, 28–29 September 2026. Tim penilai dari Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora) NTB memantau langsung ke lapangan untuk melihat gagasan serta dampak karya para peserta.
Ketua Tim Penilai Pemuda Pelopor Desa NTB 2026, H. Tarmidzi menegaskan pentingnya proses verifikasi fisik ini. ”Seleksi tingkat provinsi wajib dilakukan dengan melihat langsung di lapangan gagasan, inovasi, dan dampak nyata kegiatan para Pemuda Pelopor Desa di tengah masyarakat,” tegas Kabid Pembinaan dan Pengembangan Kepemudaan Dikpora NTB tersebut.
Empat sosok muda terbaik mewakili Sumbawa dalam ajang Pemuda Pelopor Desa NTB 2026 ini. Muhammad Khoiri dari Desa Labuan Badas tampil di bidang kewirausahaan lewat pemanfaatan limbah kelapa. Ia mengolah daging hingga sabut kelapa menjadi produk bernilai jual tinggi.
Baca Juga: Dikpora NTB Mulai Seleksi Pemuda Pelopor Desa NTB dari Kabupaten Sumbawa Barat
Di sektor lingkungan, Sakinah Maulidya dari Desa Kakian, Kecamatan Moyo Hilir, mengusung sistem pengolahan sampah organik dan anorganik. Langkah ini memperkuat barisan peserta Pemuda Pelopor Desa NTB 2026 dari wilayah Sumbawa dalam menghadirkan solusi kebersihan lingkungan berbasis warga.
Inovasi kemasyarakatan juga lahir dari Ziyad Nauvan Zarkasi dalam seleksi Pemuda Pelopor Desa NTB 2026. Ziyad menggerakkan pemberdayaan kelompok disabilitas melalui unit usaha percetakan inklusif. Penilaian untuk Khoiri, Sakinah, dan Ziyad rampung pada hari pertama.
Sementara itu, penilaian hari kedua ajang Pemuda Pelopor Desa NTB 2026 berfokus pada bidang seni dan budaya. Meilani Fitria menampilkan kerja pelestarian budaya melalui seni tari, teater, musik, festival, hingga edukasi rumah adat Sumbawa.
Baca Juga: Cegah Bahaya Radikalisme, Densus 88 dan Dikpora NTB Edukasi Pelajar SMAN 4 Mataram
Perjalanan penilaian di Sumbawa juga menyedot perhatian warga sekitar. Suasana makin semarak berkat kehadiran Putri Remaja Indonesia NTB 2026, Ratu Raya dan Alifia, yang ikut mendampingi para finalis di lokasi peninjauan.
Ajang Pemuda Pelopor Desa NTB 2026 ini membuktikan potensi anak muda di pelosok desa sangat beragam. Dari pengelolaan sampah, bisnis inklusif, hingga pemajuan tradisi, anak muda Sumbawa terus menggerakkan perubahan nyata dari bawah.
Editor : Pujo NugrohoSumber : Dikpora NTB