Seleksi Pemuda Pelopor Desa NTB 2026 Sisir Inovasi Pemuda Dompu dan Bima

Pujo Nugroho • Dipublikasikan Sabtu, 3 Oktober 2026 | 12:15 WIB
Tim Fact Finding melakukan proses penilaian.
Tim Fact Finding melakukan proses penilaian.

 

 

LombokPost - Rangkaian Seleksi Pemuda Pelopor Desa NTB 2026 tingkat NTB terus bergerak menelusuri potensi generasi muda di Pulau Sumbawa. Pada 1–3 Oktober 2026, tim penilai menyambangi Kabupaten Dompu dan Kabupaten Bima untuk melihat langsung deretan program inovatif garapan para pemuda lokal.

”Kami turun langsung ke lapangan untuk memastikan program yang diusung benar-benar hidup dan memberi dampak nyata bagi warga,” ujar Ketua Tim Fact Finding yang juga Kepala Bidang Pembinaan dan Pengembangan Kepemudaan Dikpora NTB H. Tarmidzi, S.Kom., M.E.

Bersama tim evaluasi, Dikpora NTB tidak hanya mendengarkan paparan teori dari para peserta. Tim penilai terjun menguji keberlanjutan program Seleksi Pemuda Pelopor Desa NTB 2026 di lapangan, mulai dari aspek sosial, lingkungan, hingga penguatan ekonomi desa.

dBaca Juga: Dikpora NTB Mulai Seleksi Pemuda Pelopor Desa NTB dari Kabupaten Sumbawa Barat

Di Kabupaten Dompu, calon pemuda pelopor desa NTB Irnawansyah memikat perhatian lewat fokus pemberdayaan sosial kemasyarakatan. Ia konsisten menggerakkan pemuda desa agar lebih aktif mengambil peran dalam menyelesaikan berbagai persoalan di lingkungan tempat tinggal mereka.

Sementara itu, arena seleksi di Kabupaten Bima menghadirkan tiga kandidat dengan gebrakan berbeda. M. Rafsyanjani mengusung program sosial yang mencakup penanganan kesehatan mental, gerakan literasi pelosok, serta aksi pengelolaan sampah berbasis komunitas.

Masih dari Kabupaten Bima, M. Maulana membawa inovasi lingkungan hidup pada seleksi pemuda pelopor desa NTB. Ia sukses menyulap limbah anorganik menjadi produk bernilai guna seperti tikar dan pot bunga, serta mengolah sampah organik menjadi kompos dan pupuk cair.

Baca Juga: Cegah Bahaya Radikalisme, Densus 88 dan Dikpora NTB Edukasi Pelajar SMAN 4 Mataram

Sektor kewirausahaan dihiasi aksi Husnul Khotimah yang mengangkat potensi kuliner lokal. Ia mengemas jajanan tradisional seperti kahangga dan pangaha bunga menjadi produk bernilai ekonomi tinggi yang terintegrasi dengan BUMDes dan unit usaha ayam petelur.

Suasana seleksi makin semarak dengan kehadiran tiga perwakilan Putri Remaja Indonesia NTB, yakni Dhea, Mira, dan Naya. Ketiganya setia mendampingi proses penilaian hingga akhirnya mendapat amanah khusus sebagai Putri Literasi PAUD dari Bidang Kepemudaan Kabupaten Bima.

Kehadiran para peserta membuktikan bahwa ide-ide segar perubahan kerap lahir dari sudut desa. Gagasan mandiri ini dinilai mampu menjadi motor penggerak kesejahteraan masyarakat jika dikelola secara konsisten.

Usai merampungkan agenda di Pulau Sumbawa, ajang seleksi akan berlanjut menyisir Pulau Lombok pada 5 hingga 10 Oktober mendatang. Kabupaten Lombok Barat menjadi titik awal penilaian finalis sebelum berlanjut ke Lombok Utara dan wilayah lainnya di Lombok.2026 Sisir Inovasi Pemuda Dompu dan Bima

Editor : Pujo Nugroho
Sumber : Dikpora NTB
Dikpora NTB Pemuda Pelopor Desa NTB 2026 Seleksi Pemuda Pelopor NTB Inovasi Pemuda Desa NTB Pemuda Pelopor Pulau Sumbawa