Jasa Raharja NTB Gandeng Muballigh Edukasi Keselamatan Lalu Lintas

Marthadi • Dipublikasikan Minggu, 4 Oktober 2026 | 16:51 WIB
Pata peserta dan narasumber pelatihan Muballigh Keselamatan Berlalu Lintas yang digelar PT Jasa Raharja Kantor Wilayah NTB, Sabtu (3/10).
Pata peserta dan narasumber pelatihan Muballigh Keselamatan Berlalu Lintas yang digelar PT Jasa Raharja Kantor Wilayah NTB, Sabtu (3/10).

 

LombokPost – Pesan keselamatan berlalu lintas tak hanya disampaikan melalui rambu dan aturan. Jasa Raharja NTB menggandeng para muballigh untuk menanamkan kesadaran tertib berlalu lintas melalui dakwah dan nilai-nilai keagamaan.

Upaya itu dilakukan melalui Pelatihan Muballigh Keselamatan Berlalu Lintas yang digelar PT Jasa Raharja Kantor Wilayah NTB, Sabtu (3/10).

Kegiatan bertema “Membangun Kesadaran Keselamatan Berlalu Lintas melalui Dakwah dan Nilai-Nilai Keagamaan” tersebut berlangsung di Ballroom Kantor Wilayah Jasa Raharja NTB.

Sebanyak 25 perwakilan masjid dan khotib muballigh se-Kota Mataram mengikuti pelatihan tersebut. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperluas edukasi keselamatan lalu lintas hingga ke tingkat masyarakat paling bawah.

Baca Juga: TNI AL dan Bea Cukai Mataram Gagalkan Penyelundupan Rokok Ilegal Senilai Rp 831 Juta  

Pelatihan digelar melalui sinergi Jasa Raharja Kantor Wilayah NTB, Direktorat Lalu Lintas Polda NTB, dan Yayasan Insan Kamil Kediri.

Sejumlah narasumber dihadirkan, di antaranya Dr. TGH. Muharrar Iqbal, MA selaku pembina Yayasan Insan Kamil, Kepala Kantor Wilayah Jasa Raharja NTB Soleh, Direktur Lalu Lintas Polda NTB, serta perwakilan Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Mataram.

Peserta mendapat materi mengenai keselamatan berlalu lintas dalam perspektif Islam. Selain itu, dibahas strategi dakwah yang efektif untuk membangun kesadaran masyarakat agar lebih tertib dan mengutamakan keselamatan di jalan.

Kepala Kantor Wilayah Jasa Raharja NTB Soleh mengatakan keselamatan berlalu lintas tidak semata-mata berkaitan dengan aspek teknis, tetapi juga menyangkut moral dan spiritual.

Baca Juga: KPK Sita Rp 1 Miliar Lebih dan USD 49 Ribu dari Dua ASN Pajak di Kasus KPP Banjarmasin

“Melalui dakwah, muballigh diharapkan menjadi agen perubahan yang menyampaikan pesan keselamatan dengan cara yang menyentuh hati,” ujarnya.

Menurutnya, masjid, khutbah, ceramah, dan pengajian memiliki jangkauan yang luas dalam menyampaikan pesan kepada masyarakat.

Karena itu, keterlibatan tokoh agama dinilai penting untuk memperkuat kampanye keselamatan berlalu lintas. Pesan tentang disiplin, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap keselamatan dapat disampaikan bersamaan dengan nilai-nilai keagamaan.

Pelatihan tersebut juga memperkuat sinergi antara Jasa Raharja, kepolisian, dan tokoh agama dalam upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas di NTB.

Baca Juga: Pulau Kenawa Terbakar, Cantiknya Kebangetan, Rapuhnya Juga Sama

Jasa Raharja NTB menegaskan komitmennya mendukung program keselamatan lalu lintas nasional melalui edukasi, sosialisasi, dan kolaborasi lintas instansi.

Dengan menggandeng muballigh, edukasi keselamatan lalu lintas diharapkan tidak berhenti pada kampanye formal, tetapi menjadi bagian dari pesan yang terus disampaikan kepada masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Editor : Marthadi
muballigh Kota Mataram kecelakaan lalu lintas NTB keselamatan lalu lintas Jasa Raharja NTB dakwah