Gelaran MotoGP Mandalika 2026 Makin Dekat, Watch Party Panaskan Atmosfer

Yuyun Kutari • Dipublikasikan Minggu, 4 Oktober 2026 | 19:31 WIB
Direktur Operasi MGPA Donny Mahardjono. (YUYUN/LOMBOK POST)
Direktur Operasi MGPA Donny Mahardjono. (YUYUN/LOMBOK POST)

LombokPost-Riuh komunitas motor mewarnai Watch Party MotoGP Mandalika 2026 di Mataram, Minggu (4/10). Kegiatan ini menjadi rangkaian terakhir, sebelum perhatian penggemar balap tertuju ke Sirkuit Mandalika, pada 9-11 Oktober mendatang.

Direktur Operasi Mandalika Grand Prix Association (MGPA) Donny Mahardjono mengatakan, Watch Party merupakan bagian dari roadshow untuk membangun antusiasme terhadap gelaran MotoGP Mandalika 2026.

Mataram menjadi kota terakhir setelah kegiatan serupa digelar di sejumlah daerah.  “Sebetulnya Watch Party ini kita lakukan di beberapa tempat, Jogja, Malang, Mataram. Ini adalah rangkaian atau roadshow untuk program MotoGP,” kata Donny. 

Baca Juga: Klasemen usai Sprint MotoGP Jepang 2026: Marc Marquez Pangkas Jarak Jadi 7 Poin dari Jorge Martin

Rangkaian tersebut, lanjut dia, telah dimulai sejak peluncuran tiket, termasuk program early bird. Setelah itu, kegiatan berlanjut ke Malang, Jakarta, Yogyakarta hingga akhirnya ditutup di Mataram, NTB. 

Di setiap kota, kegiatan tidak hanya diisi dengan nonton bersama sesi balap Moto3, Moto2 hingga MotoGP. MGPA juga membuka penjualan tiket dan merchandise sekaligus mengajak komunitas motor dan penggemar balap berkumpul dalam satu kegiatan. 

Di Malang, Watch Party MotoGP Aragon digelar pada 30 Agustus di CW Coffee & Eatery, Tlogomas. Berikutnya, kegiatan MotoGP San Marino berlangsung di Graha Pertamina Jakarta dengan melibatkan konvoi komunitas motor. 

Roadshow kemudian berlanjut ke Yogyakarta pada 20 September. Watch Party Austrian GP di JNM Bloc itu melibatkan sekitar 180 komunitas motorsport. Setelah itu, giliran Mataram menjadi titik akhir rangkaian pada 4 Oktober. 

“Jadi sebenarnya di sini setiap event juga ada penjualan tiket, terus ada penjualan merchandise juga. Jadi untuk membangunkan hype,” jelas dia. 

Bagi Donny, keterlibatan komunitas menjadi bagian penting dalam rangkaian tersebut. MGPA menggandeng pemerintah daerah di setiap lokasi untuk mengumpulkan komunitas, enthusiast, dan penggemar balap agar ikut merasakan atmosfer menuju MotoGP Mandalika.

Baca Juga: PLN NTB Bersama MotoGP Sports Entertainment Group Tes Kesiapan Kelistrikan Sirkuit Mandalika   

Tak berhenti pada urusan balapan, pengalaman yang ingin dibangun juga menyentuh sisi pariwisata. Konvoi bersama ratusan anggota komunitas motor, dan bikers lokal menjadi bagian dari upaya tersebut. 

“Harapannya pengalaman terbaik bukan hanya dari sisi balapannya, tapi juga dari sisi turismenya,” kata Donny. 

Sembari membangun antusiasme publik melalui rangkaian Watch Party, persiapan di Sirkuit Mandalika juga terus dikebut. Donny menyebut kondisi sirkuit saat ini tinggal menyelesaikan sejumlah pekerjaan akhir.  “Sudah, kita tinggal finishing touch,” ujarnya. 

Kesiapan tersebut termasuk kebutuhan broadcasting yang proses instalasinya telah dimulai sejak pekan sebelumnya. Pergerakan logistik internasional juga telah dimulai.

Dari total 27 kontainer sea freight, sebanyak 13 kontainer telah tiba, sementara lima air freight flight dijadwalkan tiba pada 5–6 Oktober. Kru, Dorna, dan racers akan mulai berdatangan.

Namun, persiapan tahun ini tidak hanya menyelesaikan pekerjaan rutin. MGPA juga harus memenuhi sejumlah protokol baru yang diwajibkan Federation Internationale de Motocyclisme (FIM), terutama yang berkaitan dengan keselamatan. 

Baca Juga: Geliat UMKM Sambut MotoGP Mandalika 2026, Menikmati Sensasi Kuliner Prasmanan Khas Sulawesi

Salah satunya menyangkut gravel leveling, termasuk tingkat kegemburan dan kedalaman material. Protokol baru juga diterapkan pada perangkat elektronik, hingga sistem kelistrikan yang dituntut mampu menjaga zero downtime di sejumlah area. 

Dari sisi pengamanan, ITDC menyiapkan 170 personel security dan 550 personel crowd control yang akan bekerja secara terintegrasi bersama stakeholder terkait.

Kesiapan medis race dan non-race mencakup personel dan pera latan medis, heli medis, layanan rujukan hingga kebutuhan Mini ICU VIP.

Sejumlah perangkat pendukung keselamatan juga telah menjalani pengecekan akhir. Termasuk LED flag yang menjadi bagian dari sistem keselamatan di lintasan.

“Memang tahun ini ada beberapa protokol baru, protokol baru yang semuanya pasti akan mengarah ke safety,” jelas Donny. 

Dari sisi sirkuit, progres kesiapan terus berjalan menuju homologasi FIM Grade A. Civil works telah mencapai 90 persen, backbone 80 persen, track painting 60 persen, dan race electronic 60 persen.

Sementara sejumlah pekerjaan seperti kelistrikan, fire protection, storage circuit, dan common garage telah mencapai 100 persen. Seluruh persiapan tersebut akan diuji dalam final inspection pada 8 Oktober mendatang.

Baca Juga: MotoGP Mandalika Magnet Promosi Global

Pemeriksaan itu menjadi tahapan penting untuk memastikan seluruh rekomendasi yang harus dipenuhi telah diselesaikan. 

“Memang nanti akan ada gong yang benar-benar gong, yaitu pada 8 Oktober saat dilakukan final inspection. Di situlah nanti tim akan melakukan pemeriksaan. Kalau kita bisa memenuhi semua rekomendasi, tim akan menerbitkan homologasi Grade A CCR untuk Sirkuit Mandalika,” tandasnya.

Editor : Pujo Nugroho
Sumber : Liputan
Watch Party Sirkuit Mandalika MotoGP Mandalika Dorna Tiket