Dipastikan Aman dan Nyaman, ITDC Cek Kapal DLU yang Siap Angkut Penonton MotoGP

Hamdani Wathoni • Dipublikasikan Selasa, 6 Oktober 2026 | 15:44 WIB
CEK KESIAPAN: Direktur Operasional ITDC Troy Reza Warokka (tengah) bersama Manajemen PT DLU Cabang Lembar Firman Dandi saat meninjau fasilitas dan kelayakan armada penyeberangan KM Dharma Kencana jelang puncak gelaran MotoGP Mandalika, Selasa (6/10).  (Foto: Toni/Lombok Post)
CEK KESIAPAN: Direktur Operasional ITDC Troy Reza Warokka (tengah) bersama Manajemen PT DLU Cabang Lembar Firman Dandi saat meninjau fasilitas dan kelayakan armada penyeberangan KM Dharma Kencana jelang puncak gelaran MotoGP Mandalika, Selasa (6/10).  (Foto: Toni/Lombok Post)

 

LombokPost — Penonton MotoGP yang datang ke Lombok melalui jalur laut akan dimanjakan oleh armada kapal milik PT Dharma Lautan Utama (DLU).

InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) Selasa (6/10) telah mengecek armada DLU yang disiapkan untuk mengangkut para penonton MotoGP di Sirkuit Mandalika pada 9-11 Oktober nanti.

Direktur Operasional ITDC Troy Reza Warokka bersama rombongan meninjau langsung kondisi kapal milik PT DLU yakni KM Dharma Kencana, di pelabuhan. Dalam pengecekan tersebut, pihak ITDC melihat secara detail kelayakan armada, fasilitas penumpang, hingga sarana penunjang lainnya.

"Kami mengapresiasi dukungan banyak pihak. Kali ini luar biasa, dukungan langsung dari DLU, perusahaan yang bergerak dalam bidang transportasi pelayaran. Ini menandakan bahwa MotoGP itu bukan hanya bicara mengenai balap, tapi juga dampak-dampak ekonomi, dalam hal ini transportasi," ujar Reza.

Dia menegaskan, gelaran MotoGP Mandalika bukan sekadar ajang balap roda dua tingkat dunia. Melainkan membawa dampak multiplier effect bagi perekonomian daerah, khususnya sektor transportasi dan pariwisata (sport tourism).

​​Ia menjelaskan, kesiapan armada kapal laut pada rute Surabaya–Lombok (PP) dengan waktu tempuh sekitar 18 jam didukung oleh fasilitas kapal yang sangat memadai. Selain melayani penumpang, kapal penyeberangan ini juga mampu mengangkut berbagai jenis kendaraan pengunjung.

​"Rute Surabaya–Lombok, Lombok–Surabaya dengan 18 jam memiliki fasilitas yang cukup baik. Ini menjadi bentuk kerja sama yang konkret antara ITDC/MGPA dengan para pelaku pengusaha transportasi kapal laut sektor swasta. Ini menunjukkan bahwa kita semua bergerak bersama untuk kebangkitan sektor pariwisata," tambahnya.

Baca Juga: Puluhan Warga Antusias Ikuti Khitanan Massal Gratis PT DLU Cabang Lembar

​ITDC menilai sport tourism merupakan sebuah bentuk investasi jangka panjang untuk memajukan sektor pariwisata daerah maupun nasional. Dengan kesiapan lintas moda—baik udara, darat, hingga laut—pihak penyelenggara meyakinkan masyarakat bahwa aksesibilitas menuju Nusa Tenggara Barat (NTB) sudah teratasi dengan baik.

"Konektivitas udara, laut, darat ke NTB itu bukan masalah lagi. Udara mendukung, laut mendukung, darat juga mendukung. Bahkan kapal ini bisa mengangkut kendaraan dengan fasilitas yang cukup baik. Artinya semua sudah berjalan. Yang paling penting adalah kolaborasi dan sinergi dalam event internasional ini," jelasnya.

Sementara itu, pihak PT Dharma Lautan Utama (DLU) menyatakan kesiapan penuh untuk mengangkut para penonton, wisatawan, maupun komunitas pendukung MotoGP. Okupansi pemesanan tiket penyeberangan rute Surabaya menuju Lombok dilaporkan telah mendekati angka 100 persen.

​Manager Cabang PT DLU Lembar Firman Dandi mengungkapkan, pergerakan gelombang penumpang serta kendaraan dari Pulau Jawa sudah mulai terasa sejak H-5 hingga H-3 pelaksanaan acara.

​"Sampai dengan hari ini sudah ada beberapa rombongan penumpang maupun kendaraan, baik sepeda motor maupun mobil dari komunitas, yang memesan tiket keberangkatan kami dari Surabaya menuju Lombok," ujar Firman.

​Untuk melayani rute vital tersebut, PT DLU mengoperasikan dua armada utama yang saling bersilangan (crossing) setiap hari dari Surabaya dan Lombok pada pukul 11.00 WITA/WIB. Pihaknya menilai kapasitas armada saat ini sudah sangat memadai sehingga belum diperlukan penambahan kapal baru.

Kedua armada utama tersebut memiliki spesifikasi dan kapasitas mengangkut yang mumpuni yakni KM Kirana 7. Kapal ini memiliki kapasitas 471 penumpang dan sanggup menampung hingga 62 kendaraan campuran.

Baca Juga: Genjot Konektivitas MotoGP Mandalika 2026, ITDC Gandeng Maskapai dan Agen Travel

Kemudian ada KM Dharma Kencana yang berukuran lebih besar dengan kapasitas 554 penumpang serta mampu menampung hingga 84 kendaraan campuran.

Untuk mengantisipasi lonjakan arus kedatangan di Pulau Lombok, PT DLU juga telah menyiagakan titik pelabuhan sebagai pintu masuk kapal, di antaranya Pelabuhan Lembar Sejahtera, Pelabuhan Lembar Gili Mas, dan area Pelabuhan Kedaro.

Menjawab kekhawatiran terkait aspek keselamatan pelayaran, Firman memastikan seluruh armada telah melewati uji kelayakan (ramp check). Seluruh peralatan keselamatan di atas kapal dipastikan lengkap dan dioperasikan oleh kru laut yang tersertifikasi serta terlatih, didukung berbagai pilihan fasilitas ruang penumpang yang nyaman selama pelayaran.


​

Editor : Jelo J
Sumber : Lombok Post
MotoGP Mandalika DLU ITDC Lembar