LombokPost — Di tengah kesibukan menyiapkan kelistrikan MotoGP 2026, PLN tak hanya berkutat dengan gardu dan jaringan listrik. Kepedulian sosial juga dibawa ke kawasan Mandalika, Lombok Tengah.
PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (UIW NTB) melalui Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN menyalurkan santunan kepada 11 guru ngaji dan 20 anak yatim di kawasan Mandalika, Senin (5/10).
Sebanyak 31 penerima manfaat mendapat santunan dalam kegiatan yang menjadi bagian dari kontribusi sosial PLN di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Penyerahan santunan dilakukan Executive Vice President (EVP) Operational and Maintenance Directorate (ODM) PLN Sugeng Widodo bersama jajaran manajemen PLN UIW NTB.
Baca Juga: Persiapan Parade Pembalap MotoGP di Mataram Capai 90 Persen, Marc Marquez Dipastikan Ikut Serta
Kegiatan tersebut berlangsung bersamaan dengan persiapan PLN menghadapi Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit.
PLN UIW NTB saat ini fokus memastikan keandalan pasokan listrik untuk mendukung gelaran internasional yang dijadwalkan berlangsung di Sirkuit Mandalika. Di sisi lain, PLN juga berupaya menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat sekitar.
General Manager PLN UIW NTB Yondri Zulfadli mengatakan, kehadiran PLN di Mandalika tidak sebatas memastikan listrik tetap andal selama MotoGP.
Menurutnya, PLN juga memiliki tanggung jawab sosial untuk ikut memberi manfaat bagi masyarakat di wilayah kerjanya.
Baca Juga: PLN NTB Siaga Penuh Jelang MotoGP Mandalika 2026, 6 Titik Vital Jadi Fokus Pengamanan Listrik
“Melalui YBM PLN, kami ingin memastikan bahwa kepedulian insan PLN dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat, termasuk para guru ngaji dan anak-anak yatim,” kata Yondri.
Ia menyebut guru ngaji memiliki peran penting dalam membangun nilai pendidikan dan kehidupan sosial di tengah masyarakat.
“Semoga santunan ini dapat memberikan manfaat serta menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk terus menebarkan kebermanfaatan,” ujarnya.
YBM PLN menghimpun dan menyalurkan dana zakat, infak, serta sedekah dari pegawai PLN kepada masyarakat yang membutuhkan. Program tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian sosial insan PLN di luar tugas utama perusahaan menyediakan layanan kelistrikan.
Baca Juga: Beri Pembekalan Relawan MotoGP Mandalika 2026, Gubernur Iqbal Tekankan Pentingnya Keramahtamahan
Yondri menegaskan, PLN UIW NTB akan terus menggabungkan pelaksanaan tugas perusahaan dengan kontribusi sosial di wilayah kerja.
“Kami berkomitmen untuk terus hadir memberikan pelayanan kelistrikan yang andal sekaligus membangun hubungan yang baik dengan masyarakat,” pungkasnya.
Editor : Marthadi