347 CCTV hingga Anti-Drone, Kapolda NTB Ungkap Rahasia Pengamanan MotoGP Mandalika 2026

Marthadi • Dipublikasikan Senin, 12 Oktober 2026 | 23:48 WIB
Kapolda NTB Irjen Pol Kalingga Rendra Raharja (tengah) mendampingi Astamaops Kapolri Komjen Pol. Roycke Harry Langie (kiri) memantau pengamanan MotoGP Mandalika 2026.
Kapolda NTB Irjen Pol Kalingga Rendra Raharja (tengah) mendampingi Astamaops Kapolri Komjen Pol. Roycke Harry Langie (kiri) memantau pengamanan MotoGP Mandalika 2026.

 

LombokPost – Pengamanan MotoGP Mandalika 2026 tak hanya bertumpu pada kekuatan personel kepolisian. Polda NTB mengerahkan teknologi canggih, mulai dari 347 kamera CCTV, perangkat anti-drone, hingga sistem pengenalan wajah untuk mengantisipasi ancaman keamanan selama ajang balap internasional tersebut.

Strategi pengamanan berlapis itu diungkap Kapolda NTB Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja dalam wawancara khusus di kediamannya, Senin (12/10). Melalui Operasi Mandalika Rinjani 2026, kepolisian memadukan pemantauan berbasis teknologi, patroli udara, dan rekayasa lalu lintas.

Irjen Kalingga menjelaskan, sebanyak 347 CCTV dioptimalkan untuk memantau aktivitas di kawasan Pertamina Mandalika International Circuit secara real-time. Pengawasan diperkuat dengan penggunaan bodycam dan teknologi pengenalan wajah atau face recognition.

“Pengamanan MotoGP tidak hanya mengandalkan personel. Kami juga mengoptimalkan teknologi pemantauan, agar perkembangan situasi di lapangan bisa diketahui lebih cepat, dan setiap potensi gangguan dapat diantisipasi,” ujar Irjen Kalingga.

Baca Juga: Siap-siap! Puluhan Komunitas Keris Se-Indonesia dan Buyer Mancanegara Bakal Serbu Mataram

Tak hanya pengawasan darat, Polda NTB juga mengerahkan patroli udara untuk memperluas jangkauan pemantauan. Sementara teknologi anti-drone disiapkan guna mendeteksi keberadaan drone liar yang berpotensi mengganggu jalannya balapan.

“Penggunaan teknologi anti-drone dan patroli udara menjadi bagian dari pengamanan berlapis. Kami ingin memastikan setiap potensi ancaman dapat terdeteksi, sehingga langkah antisipasi bisa dilakukan sesuai kebutuhan,” katanya.

Perwira tinggi Polri lulusan Akpol 1992 itu menegaskan, penggunaan teknologi menjadi bagian penting dalam mempercepat respons petugas terhadap perkembangan situasi keamanan di lapangan.

Selain mengamankan kawasan sirkuit, kepolisian menghadapi tantangan dalam mengatur mobilitas ratusan ribu penonton.

MotoGP Mandalika 2026 mencatat 157.875 penonton, meningkat 17.640 orang dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya yang mencapai 140.235 penonton.

Baca Juga: Siswi MAN 1 Mataram Raih Perak, Usung Inovasi Digital untuk Tenun Sasak

Lonjakan tersebut menjadi perhatian Polda NTB, terutama dalam mengantisipasi kepadatan kendaraan menuju dan meninggalkan kawasan Mandalika.

Sejumlah skema rekayasa lalu lintas disiapkan, termasuk penerapan contraflow untuk mengurai antrean kendaraan pada titik-titik yang berpotensi mengalami kemacetan.

“Lonjakan jumlah penonton menjadi perhatian kami dalam mengatur arus kendaraan. Rekayasa lalu lintas disiapkan untuk membantu pergerakan penonton tetap lancar, baik saat menuju sirkuit maupun ketika pulang,” tutur Irjen Kalingga.

Menurutnya, pelaksanaan Operasi Mandalika Rinjani 2026 mendapat apresiasi dari Chairman Pertamina Grand Prix of Indonesia (MotoGP Mandalika) Troy Reza Warokka dan Plt. Direktur Utama Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) Ahmad Fajar.

Apresiasi tersebut menjadi catatan positif bagi Polda NTB dalam menjalankan pengamanan ajang olahraga internasional di Mandalika.

Baca Juga: Sajikan Peresean dan Kebudayaan Lokal, Senggigi Sunset Show Special MotoGP Pukau Wisatawan

Perang terhadap Narkoba Terus Berlanjut

Di luar pengamanan MotoGP, Irjen Kalingga memastikan pemberantasan peredaran narkoba tetap menjadi prioritas Polda NTB bersama polres jajaran.

Salah satu langkah penindakan dilakukan melalui operasi gabungan di Karang Bagu, Kota Mataram, pada 9 Oktober 2026.

Operasi tersebut melibatkan Direktorat Reserse Narkoba Polda NTB, Polresta Mataram, BNN NTB, dan Denpom Mataram.

Hasilnya, petugas mengamankan tiga pria serta menyita 51,58 gram kristal bening yang diduga sabu.

“Pemberantasan narkoba terus kami lakukan bersama polres jajaran dan instansi terkait. Penindakan tidak berhenti pada pelaku di lapangan, tetapi juga diarahkan untuk mengungkap jaringan peredaran sesuai hasil penyidikan,” jelasnya.

Baca Juga: Petinggi Manchester United Akui Tiga Target Utama Transfer Musim Panas Gagal Didapatkan

Irjen Kalingga menegaskan, upaya menjaga keamanan tidak cukup dilakukan melalui penegakan hukum. Keterlibatan masyarakat juga diperlukan untuk mencegah munculnya gangguan keamanan dan ketertiban.

Karena itu, Polda NTB terus memperkuat Pemolisian Masyarakat (Polmas) melalui pendekatan community policing.

Konsep tersebut menempatkan masyarakat sebagai mitra kepolisian dalam mengenali, mengidentifikasi, dan menyelesaikan persoalan keamanan di lingkungan masing-masing.

“Keamanan lingkungan tidak bisa hanya dibebankan kepada polisi. Kami ingin masyarakat ikut berperan mengenali persoalan sejak dini, membangun komunikasi dengan petugas, serta mencari solusi bersama agar situasi harkamtibmas tetap terjaga,” pesannya.

Bangun 204 Sumur Bor, Tanam 10 Ribu Pohon

Selain menjaga keamanan, Polda NTB menjalankan program sosial untuk membantu masyarakat yang menghadapi kesulitan air bersih selama musim kemarau.

Bantuan tersebut diwujudkan melalui pembangunan sumur bor di 204 titik yang tersebar di NTB serta distribusi air bersih kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Kami memahami air bersih menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat, terutama saat kemarau. Melalui bantuan sumur bor di 204 titik se-NTB dan distribusi air, kami ingin membantu warga memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ucapnya.

Perhatian Polda NTB juga diarahkan pada pelestarian lingkungan. Bersama polres jajaran, kepolisian melaksanakan penanaman 10 ribu bibit pohon secara serentak melalui Gerakan Indonesia Asri.

Kegiatan utama dipusatkan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) The Mandalika, Kuta, Lombok Tengah. Sementara polres jajaran melaksanakan penanaman di wilayah hukum masing-masing.

Program penghijauan tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian mendukung kelestarian lingkungan di NTB.

Melalui pengamanan berbasis teknologi, pemberantasan narkoba, penguatan Polmas, serta program sosial dan lingkungan, Polda NTB berupaya memperkuat pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat sekaligus meningkatkan pelayanan kepada warga.

Editor : Marthadi
Irjen Kalingga polda ntb Pengamanan MotoGP MotoGP Mandalika 2026 Kapolda NTB