LombokPost - Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) menggelar kegiatan tausiyah dan doa bersama di Masjid Baitussalam, Polda NTB, pada Rabu (14/10). Acara ini menghadirkan Habib Husain Ahmad Al Hamid untuk mempererat hubungan antara kepolisian dengan kalangan ulama serta memanjatkan doa bagi kepemimpinan baru Polri.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kapolda NTB Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja. Selain itu, hadir pula Wakapolda, Irwasda, para pejabat utama, serta seluruh satuan kerja dan personel Polda NTB.
Dalam tausiyahnya, Habib Husain Ahmad Al Hamid menekankan pentingnya hubungan harmonis antara polisi, ulama, dan masyarakat dalam menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat atau harkamtibmas. Menurutnya, ketiganya memiliki peran saling melengkapi untuk membangun lingkungan yang aman, damai, dan penuh kepedulian.
“Polisi, ulama, dan masyarakat tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Ketiganya perlu bersinergi untuk menjaga keamanan dan ketertiban. Polisi menjaga keamanan, ulama memberikan tuntunan moral dan agama, sementara masyarakat ikut merawat kerukunan serta menciptakan suasana damai di lingkungannya,” ungkap Habib Husain.
Baca Juga: Menembus Keterbatasan, Atlet SOIna NTB Bawa Misi Emas di Kupang dan Tiket ke Brasil
Habib Husain menambahkan bahwa kedekatan antara kepolisian dengan tokoh agama dapat membuka ruang dialog yang lebih baik. Hal ini dinilai krusial untuk menyelesaikan persoalan masyarakat secara bijak sebelum berkembang menjadi konflik di lapangan.
“Ketika polisi dekat dengan ulama dan masyarakat, persoalan di tengah warga akan lebih mudah dibicarakan dan dicarikan jalan keluar. Mari kita jaga komunikasi, saling menghormati, serta mengedepankan musyawarah agar keamanan dan persaudaraan tetap terpelihara,” jelasnya.
Senada dengan hal tersebut, Kapolda NTB Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen membangun kemitraan erat dengan seluruh elemen masyarakat. Pendekatan melalui silaturahmi keagamaan diharapkan mampu memperkuat kepercayaan masyarakat sekaligus mencegah gangguan kamtibmas.
“Kami ingin terus mempererat silaturahmi dengan para ulama dan seluruh elemen masyarakat. Sinergi ini penting untuk menjaga persatuan, mencegah potensi gangguan kamtibmas, serta menciptakan suasana yang aman dan kondusif,” kata Irjen Kalingga.
Baca Juga: Bank NTB Syariah dan PDAM Lombok Timur Perkuat Kemitraan Strategis, Tingkatkan Layanan ke Masyarakat
Selain tausiyah, rangkaian kegiatan ditutup dengan doa bersama sebagai bentuk ikhtiar spiritual. Seluruh personel kepolisian memanjatkan doa agar senantiasa diberikan kekuatan dan petunjuk dalam mengemban amanah serta memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
Editor : Marthadi