Karhutla Kalimantan: Polda NTB Terjunkan 200 Personel Brimob

Marthadi • Dipublikasikan Jumat, 16 Oktober 2026 | 18:56 WIB
Kapolda NTB Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja (kiri) melepas keberangkatan personel Brimob untuk mengemban misi kemanusiaan dalam Operasi Aman Nusa II Penanggulangan Bencana Alam Kebakaran Hutan dan Lahan di Kalimantan.
Kapolda NTB Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja (kiri) melepas keberangkatan personel Brimob untuk mengemban misi kemanusiaan dalam Operasi Aman Nusa II Penanggulangan Bencana Alam Kebakaran Hutan dan Lahan di Kalimantan.

 

LombokPost - Kepolisian Daerah (Polda) Nusa Tenggara Barat resmi memberangkatkan 200 personel Satuan Brigade Mobil (Satbrimob) ke wilayah Kalimantan. Pengiriman dua satuan setingkat kompi (2 SSK) ini bertujuan untuk mengemban misi kemanusiaan dalam Operasi Aman Nusa II Penanggulangan Bencana Alam Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

Pelepasan ratusan prajurit Korps Baret Biru tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda NTB Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja, dalam sebuah apel pendorongan pasukan yang berlangsung di Mataram. Pengerahan pasukan ini merupakan respon cepat Polri dalam menanggulangi ancaman kebakaran hutan yang berdampak pada ekosistem serta kesehatan masyarakat.

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol. Mohammad Kholid menegaskan bahwa pimpinan telah memberikan arahan khusus bagi seluruh anggota yang bertugas. Kesiapan fisik, mental, serta profesionalisme menjadi kunci utama dalam menjalankan misi kemanusiaan tersebut.

Baca Juga: Sampaikan Belasungkawa, Kapolda NTB Takziah ke Kediaman Almarhum TGH L. Muhammad Turmudzi Badaruddin

"Bapak Kapolda NTB secara khusus menekankan kepada seluruh personel agar senantiasa menjaga kesiapan fisik, mental, serta menjunjung tinggi profesionalisme di medan tugas. Ini adalah misi kemanusiaan yang membutuhkan dedikasi tinggi," ujar Kombes Pol. Mohammad Kholid dalam keterangannya, Jumat (16/10).

Selain profesionalisme, keselamatan personel di lapangan juga menjadi atensi utama pimpinan. Kapolda NTB memberikan instruksi tegas terkait standar operasional dan integritas pasukan selama masa penugasan berlangsung.

"Saya berpesan kepada seluruh personel Satbrimob Polda NTB agar senantiasa menjaga integritas dan marwah kesatuan. Jaga kesehatan terutama keselamatan diri personel di lapangan. Berangkat penugasan kemanusiaan 200 personel, kembali juga harus 200 personel lengkap," tegas Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja sebagaimana dikutip kabid humas.

Baca Juga: Warga Sekitar PLTP Mataloko Akhirnya Lepas dari Beban Beli Air Tangki Berkat Program TJSL PLN

Dalam mendukung akselerasi pemadaman titik api, 200 personel tersebut dibagi ke dalam 24 tim taktis. Setiap tim beranggotakan 8 personel yang disebar secara proporsional di lima wilayah hukum Polres, yakni Polres Kapuas, Pulang Pisau, Kotawaringin Barat, Kotawaringin Timur, dan Katingan.

Pos Komando penugasan utama dipusatkan di Kotawaringin Barat, Pangkalan Bun. Sementara itu, untuk menjamin kendali operasional dan pengawasan tetap berjalan optimal, ploting perwira ditempatkan pada wilayah strategis di Polres Kapuas, Pulang Pisau, dan Katingan.

"Kehadiran 2 SSK Satbrimob Polda NTB ini diharapkan mampu mempercepat upaya pemadaman, pemantauan titik api, patroli pencegahan, serta memberikan rasa aman dan perlindungan maksimal bagi masyarakat dari ancaman Karhutla," pungkas Kombes Pol. Mohammad Kholid.

Editor : Marthadi
#Polda NTB #Satbrimob #Karhutla #Kalimantan #Operasi Aman Nusa II