Gubernur Iqbal Jadi Pembicara WCCE 2026, Bawa Potensi Ekonomi Kreatif NTB ke Forum Dunia

Yuyun Kutari • Dipublikasikan Selasa, 20 Oktober 2026 | 02:30 WIB
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal. (YUYUN/LOMBOK POST)
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal. (YUYUN/LOMBOK POST)

LombokPost-Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal dijadwalkan menjadi salah satu pembicara, dalam The 5th World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026 di Jakarta. Forum internasional ini menjadi kesempatan untuk memperkenalkan potensi ekonomi kreatif NTB kepada dunia.

Juru Bicara Pemprov NTB Ahsanul Khalik mengatakan, keikutsertaan Gubernur NTB dalam konferensi tersebut menjadi ruang strategis, untuk membawa perspektif pembangunan daerah ke forum global.

“NTB memiliki potensi yang dapat dikembangkan melalui keterhubungan antara pariwisata, seni dan budaya, kerajinan, tenun perempuan NTB, kuliner, serta berbagai produk kreatif masyarakat,” ujarnya, Senin (19/10).

Baca Juga: NTB Perkuat Kerja Sama Antardaerah dengan Lampung

WCCE 2026 mempertemukan pemerintah, pembuat kebijakan, pelaku industri kreatif, akademisi, investor, komunitas, dan mitra internasional untuk membahas peran ekonomi kreatif dalam pembangunan dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

Konferensi yang berlangsung pada 21–23 Oktober ini mengangkat tema “Inclusively Creative: Collective Continuity”, dengan rangkaian kegiatan pendukung hingga 25 Oktober 2026.

Khalik menegaskan, pengembangan ekonomi kreatif di NTB tidak cukup hanya menghasilkan karya atau produk. Kekayaan budaya dan kreativitas lokal perlu dikembangkan agar memberikan dampak langsung terhadap perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.

“Ekonomi kreatif bukan semata-mata persoalan menghasilkan karya atau produk, melainkan bagaimana kekayaan budaya, kreativitas, dan potensi lokal dapat dikembangkan menjadi sumber pertumbuhan ekonomi, memperluas kesempatan kerja, memperkuat UMKM, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Menurutnya, potensi tersebut juga perlu dihubungkan dengan pengembangan destinasi pariwisata, termasuk Mandalika. Dengan keterhubungan itu, aktivitas pariwisata diharapkan tidak hanya mendatangkan wisatawan, tetapi juga membuka pasar bagi produk lokal dan memperluas manfaat ekonomi bagi masyarakat di sekitar destinasi.

Baca Juga: Kalimantan Tengah Jajaki Budi Daya Kurma Tropis Asal NTB untuk Dorong Ekonomi Hijau

“Potensi tersebut dapat dihubungkan dengan pengembangan destinasi pariwisata, termasuk Mandalika, sehingga aktivitas pariwisata tidak hanya mendatangkan kunjungan, tetapi turut membuka pasar bagi produk lokal dan memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat,” kata kepala Diskominfotik NTB tersebut. 

Khalik menerangkan,  semangat ekonomi kreatif yang inklusif harus memastikan kesempatan ekonomi menjangkau berbagai lapisan masyarakat.

 Tidak hanya terpusat di kawasan pertumbuhan, tetapi juga menyentuh pelaku usaha kecil, komunitas kreatif, perempuan, generasi muda, dan masyarakat di berbagai wilayah NTB.

Melalui forum tersebut, Pemprov NTB juga melihat peluang untuk memperluas jejaring internasional, membuka kolaborasi, memperkuat promosi produk kreatif, serta mendorong pengembangan pasar dan investasi.

“Melalui forum internasional seperti WCCE, NTB memiliki ruang untuk memperkenalkan pendekatan pembangunan yang menghubungkan potensi lokal dengan peluang global,” jelasnya.

Dia berharap, partisipasi Gubernur NTB dalam WCCE 2026 tidak berhenti pada kehadiran di panggung internasional. Forum itu diharapkan menjadi pintu masuk bagi kerja sama yang mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Baca Juga: Revitalisasi Pasar Seni Senggigi, NTB Bidik Kebangkitan Wisata dan Ekonomi Rakyat

Di samping itu, arti penting keikutsertaan Gubernur NTB di WCCE 2026 tidak hanya terletak pada kehadiran di panggung internasional, tetapi juga pada peluang membawa potensi dan pengalaman pembangunan daerah ke dalam dialog global.

"Ini juga sekaligus membuka jalan bagi kerja sama yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat NTB,” tandasnya.

Editor : Redaksi Lombok Post
Sumber : Liputan
Ekonomi Kreatif NTB Lalu Muhamad Iqbal Pemprov NTB Pariwisata