LombokPost-BBWS Nusa Tenggara I (NT I) menyalurkan 13.400 liter air bersih untuk membantu warga terdampak kekeringan di Kabupaten Dompu dan Kabupaten Bima, Senin (19/10). Bantuan tersebut menjangkau 415 kepala keluarga (KK) atau 1.576 jiwa.
"Distribusi air bersih dilakukan untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat di tengah keterbatasan sumber air," terang Plt Kepala BBWS NT I Antonius Suryono.
Di Desa Dorebara, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu, sebanyak 9.400 liter air bersih disalurkan menggunakan satu unit truk tangki. Bantuan yang bersumber dari Sumur Bor Dorebara SWPI 14 itu menjangkau 325 KK atau 1.306 jiwa.
Baca Juga: Kekeringan di NTB Meluas, Distribusi Air Bersih Diperpanjang hingga November
Sementara itu, di Desa Tonggorisa, Kecamatan Palibelo, Kabupaten Bima, BBWS NT I menyalurkan 4.000 liter air bersih menggunakan satu unit truk tangki. Bantuan tersebut diperuntukkan bagi 90 KK atau 270 jiwa.
"Bagi masyarakat, bantuan air bersih menjadi harapan di tengah keterbatasan sumber air," ujarnya.
Kondisi kekeringan di NTB juga tergambar dalam pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Hari Tanpa Hujan Berturut-turut (HTH) di wilayah NTB secara umum berada pada rentang kategori menengah, yakni 11–20 hari, hingga kekeringan ekstrem lebih dari 60 hari.
HTH terpanjang tercatat di Pos Hujan Belo dan Bolo, Kabupaten Bima, yang mencapai 145 hari dan masuk kategori kekeringan ekstrem.
BMKG juga mencatat curah hujan di NTB pada dasarian I Oktober 2026 atau sepuluh hari pertama Oktober, secara dominan berada pada kategori rendah, yakni 0–10 milimeter per dasarian. Curah hujan tertinggi tercatat di Lenangguar, Kabupaten Sumbawa, sebesar 71 milimeter.
Baca Juga: Dandim 1615/Lotim Salurkan 15 Tangki Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Jerowaru
Adapun sifat hujan pada periode tersebut di sebagian besar wilayah NTB berada pada kategori bawah normal (BN), meskipun sebagian kecil wilayah masuk kategori atas normal (AN).
Untuk penanganan kekeringan selanjutnya, BBWS NT I Mataram akan berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan pihak terkait lainnya.
"Langkah ini dilakukan untuk mendukung penanganan kekeringan sekaligus membantu memenuhi kebutuhan air masyarakat," tandasnya.
Kepala Desa Dorebara Saiful menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diberikan BBWS NT I Mataram. Dia berharap distribusi air bersih dapat terus berlanjut serta diikuti pengeboran sumber air untuk memenuhi kebutuhan air baku masyarakat.
Harapan serupa disampaikan Maman, Staf Desa Tonggorisa. Dia mengapresiasi bantuan tersebut dan berharap penyaluran air bersih terus dilakukan, disertai penyediaan sumber air melalui pembangunan sumur bor.
Editor : Redaksi Lombok PostSumber : Liputan