Melihat Peluang Artificial Intellegence dalam Perencanaan Pembangunan Daerah

Kimda Farida • Dipublikasikan Sabtu, 8 Agustus 2026 | 09:32 WIB
Ilustrasi AI dalam perencanaan pembangunan. Kecerdasan buatan dinilai dapat membantu pengolahan data dan penyusunan dokumen perencanaan daerah.
Ilustrasi AI dalam perencanaan pembangunan. Kecerdasan buatan dinilai dapat membantu pengolahan data dan penyusunan dokumen perencanaan daerah.

 

Heri Fajariatno

Pengampu Administrasi Publik STIA Mataram;

Alumni Pasca Sarjana Universitas Brawijaya

 LombokPost--Banyak dari kita sudah paham dengan apa itu AI. AI (Artificial Intelligence) atau kecerdasan buatan adalah teknologi pada komputer atau mesin yang dirancang untuk meniru pola pikir, kemampuan belajar, dan cara memecahkan masalah seperti manusia. Teknologi ini memproses data dalam jumlah besar untuk mengenali pola dan mengambil keputusan secara mandiri.

Dalam beberapa referensi dijelaskan bahwa AI memberikan banyak manfaat yang signifikan di berbagai aspek kehidupan manusia. Dengan kemampuannya untuk menganalisis data dalam jumlah besar dan melakukan tugas dengan akurasi tinggi, AI telah membantu banyak sektor untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas. Selain itu, AI juga dapat membantu manusia dalam membuat keputusan yang lebih baik dan tepat berdasarkan data yang telah dikumpulkan.

 

Membantu Perekaman Data

 

Mengampu kerja perencanaan membutuhkan kemampuan SDM dalam keluwesan membaca dinamika data, membahasakan data sehingga menjadi informasi yang dipahami oleh semua pihak. Data adalah kunci perencanaan pembangunan. Fungsi penting data dalam perencanaan adalah sebagai dasar acuan, alat ukur target, dan penentu arah kebijakan. Dengan data yang akurat, sebuah rencana menjadi lebih terarah, realistis, dan tepat sasaran. Secara normatif, semua yang direncanakan harus berbasis pada data yang relevan dan sesuai, hal ini menjadi prinsip pemenuhan kualitas perencanaan pembangunan.

Di era sedemikian canggih saat ini, tentu kerja dengan data juga harus dinamis, fleksibel dan adaptif, dan di era keterbukaan informasi publik saat ini, akses data bagi kepentingan masyarakat dan kepentingan pembangunan telah semakin mudah untuk diakses di jejaring internet dimana pun dan kapan pun dibutuhkan. Dua sisi antara kecanggihan teknologi dan keterbukaan informasi publik menjadi bagian yang saling mengisi di era digitalisasi saat ini. Badan Pusat Statistik sebagai lembaga negara yang dibentuk untuk memfasilitasi penyediaan data bagi pembangunan telah membuka diri dengan menyediakan platfoam data di website yang milikinya, sehingga memudahkan pengguna untuk memperoleh data yang diinginkan. 

 

Efisiensi Pengolahan Data Perencanaan

 

Mesin pencari (google search) telah menjadi guru digital yang telah mampu merambah pada segala aspek pembangunan dan menjadi tempat bertanya yang dianggap cepat pada situasi dan kondisi yang dibutuhkan. Semua kita tak bisa memungkiri era ini, keniscayaan terjadi dan berkembang sedemikian cepatnya. Dalam hal data, tak ada tempat yang paling pas kecuali mengandalkan mesin pencari ini, semua tersedia dengan beragam kompleksitas data tergantung sumber mana saja yang akan diambil. Memanfaatkan sumber data secara digital adalah suatu keniscayaan, dan hal ini membutuhkan cara cerdas, salah satunya dengan memanfaatkan keberadaan kecerdasan buatan (AI) untuk memenuhinya.

Dalam pengelompokan data statistik yang berisikan data-data primer maupun data skunder, peran AI pun bisa dipertimbangkan. Perencanaan pembangunan harus menemukan satu cara yang lebih efektif dan ringkas dalam merangkai kebutuhan data melalui platfoam AI yang sesuai. AI tidak lagi dipandang sebagai teknologi masa depan, melainkan telah menjadi kebutuhan nyata dalam mendukung pengambilan keputusan berbasis data atau data-driven decision making.

 

Baca Juga: Di Balik Senja Josie Sunset Corner, Ada Cinta untuk Julia, Kearifan Lokal, dan Asa Warga Mandalika

AI dan Dokumen Perencanaan Pembangunan

 

Dokumen perencanaan pembangunan daerah adalah produk perencanaan yang menjadi urat nadi dalam implementasi program pembangunan. Keberadaan dokumen perencanaan yang disusun berdasarkan sistematika penyusunan yang dipersyaratkan oleh regulasi memegang peran penting dalam memastikan pencapaian target pembangunan. Materi dalam dokumen perencanaan yang tersusun secara normatif yang berbasis pada proses delegatif, partisipatif dan teknokratif, menguraikan secara lebih lugas dalam perolehan data, membahasakan data dan menyimpulkan pembahasaan data tersebut menjadi lebih informatif dan dapat dipahami oleh semua pihak. Kerumitan dalam pembahasaan data menjadi tantangan tersendiri, sehingga dalam hal ini, perencanaan membutuhkan alat bantu untuk memudahkan penyelesaian dalam pembahasaan data, disinilah AI berperan. Penerapan AI membuka peluang besar untuk meningkatkan kualitas penyusunan dokumen perencanaan maupun berbagai kajian strategis daerah menggunakan berbagai platfoam AI dalam penyusunan dokumen bisa menjadi peluang untuk dipertimbangkan oleh institusi perencanaan pembangunan di daerah.

Peluang ini pun perlu dikaji secara lebih mendalam, dalam memastikan segmen-segmen perencanaan yang mana saja yang dapat disentuh dengan AI, intinya adalah bagaimana di era digital saat ini, tak hanya AI yang telah merambah desain grafis, hiburan dan lainnya, namun AI bisa berperan strategis dalam memberikan kemudahan kerja perencanaan, penyebaran informasi yang efektif, pencapaian proses kerja yang sistematis dan produktivitas waktu kerja yang lebih terukur. Diskusi mendalam terkait peran AI dalam perencanaan perlu terus dilakukan dengan mengajak serta para pakar IT, para programmer, dan para perencana pembangunan, sehingga peluang ini secara taktis dapat diimplementasikan. (*)

Editor : Kimda Farida
Sumber : tulisan penulis
administrasi publik data pembangunan Perencanaan pembangunan kecerdasan buatan ai