LombokPost - GSX-R1000R 40th Anniversary akhirnya resmi diperkenalkan Suzuki Motor sebagai bagian dari perayaan 40 tahun warisan GSX-R.
Motor sport legendaris ini kembali hadir dengan mesin yang disempurnakan, teknologi terkini, livery retro, dan semangat balap yang tetap menyala. GSX-R1000R terbaru dipastikan memikat penggemar motor sport di seluruh dunia.
Diluncurkan secara global pada akhir Juli 2025, Suzuki GSX-R1000R 40th Anniversary tampil memukau dengan tiga pilihan warna ikonik: Pearl Vigor Blue/White, Candy Red/White, dan Pearl Ignite Yellow/Mat Blue.
Seluruh varian menampilkan logo ulang tahun ke-40 secara eksklusif di tangki, fairing, muffler, hingga kunci motor.
Tak hanya tampil klasik, GSX-R1000R 2026 membawa pembaruan internal signifikan.
Mesin empat silinder 999,8cc kini mematuhi standar Euro 5+ berkat berbagai peningkatan, mulai dari throttle body lebih besar, katup buang 25mm, rasio kompresi 13.8:1, hingga penggunaan piston dan con-rod baru.
Outputnya mencapai 192 hp dengan torsi puncak 110 Nm, cukup untuk mempertahankan gelar raja motor sport di kelasnya.
Dari sisi teknologi, motor ini dibekali dengan Suzuki Intelligent Ride System (SIRS). Sistem ini meliputi quickshifter dua arah, roll torque control, cornering ABS, anti-wheelie, dan launch control.
Semua fitur dikendalikan oleh IMU 6-axis terbaru dari Suzuki. Bahkan, tersedia opsi winglet karbon untuk menambah stabilitas di kecepatan tinggi seperti pada MotoGP.
Menambah nilai eksklusif, Suzuki menyematkan baterai lithium-ion buatan ELIIY Power, yang ringan dan tahan terhadap perubahan suhu ekstrem.
Ini pertama kalinya GSX-R menggunakan teknologi baterai canggih untuk kebutuhan jalan raya maupun sirkuit.
GSX-R1000R Anniversary Edition juga menjadi simbol dari sejarah panjang GSX-R di dunia balap.
Sejak debut tahun 1985, GSX-R telah terjual lebih dari 1,2 juta unit di seluruh dunia dan mencatatkan 15 kemenangan di ajang FIM Endurance World Championship.
Suzuki mengonfirmasi bahwa model ini akan mulai tersedia secara global mulai musim semi 2026, sementara untuk pasar Asia Tenggara seperti Indonesia diprediksi masuk akhir 2026 atau awal 2027. (***)
Editor : Alfian Yusni