LombokPost - Langkah berani Charles Fawcett membeli ratusan Land Rover Defender klasik pada 2015 kini terbukti jadi investasi emas.
Saat itu, Land Rover resmi menghentikan produksi Defender klasik, dan Fawcett, pemilik perusahaan modifikasi mobil mewah Twisted Automotive di North Yorkshire, Inggris, langsung memborong sekitar 238 unit terakhir.
Dengan modal awal sekitar £5,5 juta atau setara Rp115 miliar, Fawcett memodifikasi setiap unit Defender klasik menjadi edisi terbatas bernilai tinggi.
Mobil-mobil tersebut dipasarkan sebagai barang koleksi langka, lengkap dengan peningkatan performa, interior premium, dan sentuhan personalisasi yang membuatnya diburu kolektor global.
Kini, hasilnya mencengangkan. Dari penjualan ratusan unit tersebut, Charles Fawcett meraup keuntungan hingga £45 juta atau hampir Rp900 miliar.
Beberapa laporan internasional bahkan menyebut sebagian unit laku dengan harga mencapai miliaran rupiah per mobil.
Fawcett mengaku tidak langsung melepas semua stok. Puluhan Defender klasik disimpan di gudang rahasia dijuluki “bunker”untuk dilepas secara bertahap demi menjaga kelangkaan dan harga pasar.
“Kami membuat setiap unit jadi unik, dan itulah yang membuatnya sangat bernilai,” ujarnya dalam wawancara dengan media otomotif Inggris.
Fenomena Defender klasik yang menjadi barang koleksi mewah ini juga terjadi secara global. Sejak produksinya dihentikan, harga Defender klasik melonjak tajam.
Baca Juga: Suzuki GSX-R1000R 40th Anniversary Resmi Meluncur! Warna Retro, Mesin Baru, Tetap Raja Motor Sport
Banyak kolektor dan selebritas menjadikannya simbol gaya hidup petualang dan kemewahan.
Twisted Automotive, bersama nama besar lain seperti Kahn dan Arkonik, kini berada di garda terdepan bisnis modifikasi Defender untuk pasar premium. (***)
Editor : Alfian Yusni