LombokPost - Rencana pabrik perakitan Ford di Indonesia makin terang. RMA Indonesia memastikan kajian pembangunan fasilitas produksi sedang berjalan dan menargetkan realisasi sekitar 2027.
Langkah ini menandai babak baru komitmen investasi Ford yang ingin memperkuat kehadiran di pasar nasional, tidak lagi hanya mengandalkan impor dan jaringan dealer.
Pada tahap awal studi, Jawa Barat menjadi wilayah yang paling dipertimbangkan sebagai calon lokasi pabrik perakitan Ford di Indonesia, mengingat infrastruktur industri otomotif yang sudah kuat, kedekatan dengan pelabuhan, serta dukungan kawasan manufaktur yang mapan.
Meski begitu, RMA Indonesia menegaskan bahwa keputusan final belum diambil dan masih melalui proses negosiasi internal.
Saat ini Ford memasarkan tiga model unggulan, Everest, Ranger, dan Mustang, yang seluruhnya masih diimpor dari Thailand.
Kehadiran pabrik perakitan Ford di Indonesia berpotensi menurunkan ketergantungan impor, memperpendek rantai pasok, serta membuat harga produk lebih kompetitif di pasar domestik.
Pabrik lokal juga membuka peluang besar bagi pertumbuhan industri komponen, transfer teknologi, dan penciptaan lapangan kerja baru.
Secara pasar, Ford memang masih berada di segmen kecil, namun penjualan meningkat stabil dalam dua tahun terakhir.
RMA Indonesia optimistis keberadaan pabrik perakitan Ford di Indonesia dapat mendongkrak pangsa pasar sekaligus memperluas portofolio kendaraan, baik di segmen SUV, pikap, maupun kendaraan performa.
RMA Indonesia menyebut 2027 sebagai target realistis karena masih memerlukan studi kelayakan, evaluasi insentif pemerintah, serta harmonisasi dengan strategi global Ford.
Jika pembangunan pabrik benar-benar dimulai pada periode itu, Indonesia akan menjadi salah satu basis produksi Ford di Asia Tenggara setelah Thailand.
Hingga saat ini, Ford menegaskan strategi jangka panjangnya di Indonesia adalah menghadirkan layanan purna jual yang lebih merata, suplai suku cadang yang lebih cepat, serta percepatan investasi pada pusat pelatihan teknisi.
Semua itu akan semakin kuat apabila pabrik perakitan Ford di Indonesia benar-benar terealisasi.
Pada akhirnya, rencana pendirian pabrik ini menjadi sinyal kuat bahwa Indonesia tetap menjadi pasar penting bagi produsen otomotif global.
Apalagi dengan potensi pasar SUV dan pikap yang terus tumbuh, kehadiran pabrik perakitan Ford di Indonesia diharapkan menciptakan persaingan yang semakin sehat di industri otomotif nasional. (***)
Editor : Alfian Yusni