Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Farizon SV, Van Listrik 16-Seater yang Siap Geser Dominasi HiAce dan Elf

Geumerie Ayu • Minggu, 3 Mei 2026 | 21:35 WIB
Tampilan Farizon SV, van listrik 16-seater yang diperkenalkan di ajang GIICOMVEC 2026. (Istimewa)
Tampilan Farizon SV, van listrik 16-seater yang diperkenalkan di ajang GIICOMVEC 2026. (Istimewa)

LombokPost – Farizon SV (Farizon Supervan) resmi diperkenalkan di ajang GIICOMVEC 2026.

Dibawa oleh Arista Group, van listrik murni ini menyasar sektor travel dan shuttle premium sebagai penantang serius bagi dominasi kendaraan diesel konvensional.

Kehadiran Farizon SV menjadi bukti nyata transformasi energi kini mulai merambah sektor kendaraan komersial besar di tanah air.

Farizon SV dibekali dengan motor listrik penggerak roda depan (Front Wheel Drive) yang mampu menyemburkan tenaga hingga 230 PS dan torsi instan sebesar 336 Nm.

Baca Juga: Suzuki Baleno, Hatchback Modern Berfitur Mewah yang Kompetitif

Karakter tenaga listrik ini memberikan keunggulan mutlak dibandingkan mesin diesel konvensional. Kendaraan tetap terasa responsif meskipun dalam kondisi muatan penuh.

Torsi instan sangat cocok untuk kebutuhan operasional yang sering menghadapi situasi stop-and-go maupun tanjakan terjal.

Untuk menunjang operasional bisnis, Farizon SV menggendong baterai berkapasitas besar antara 82,8 hingga 83 kWh.

Mobil van listrik ini diklaim mampu menempuh jarak sekitar 400 kilometer dalam satu kali pengisian daya penuh.

Baca Juga: Wuling Cloud EV Pro 2026, Kendaraan Minimalis yang Elegan

Selain itu, Farizon SV mendukung sistem pengisian kilat CCS2, di mana pengisian daya 20 persen ke 80 persen hanya membutuhkan waktu sekitar 30 hingga 36 menit.

Jangkauan ini dinilai sangat mumpuni untuk kebutuhan shuttle bandara maupun perjalanan travel antarkota harian.

Mengusung desain high roof dengan tinggi kabin mencapai 2,5 meter, Farizon SV menawarkan ruang interior yang sangat lega. Van ini memiliki kapasitas hingga 16 penumpang, menjadikannya rival langsung bagi Toyota HiAce dan Isuzu Elf di segmennya.

Beberapa keunggulan desain kabin meliputi akses tanpa pilar B yang memudahkan keluar masuk penumpang pada sisi kiri kendaraan.

Baca Juga: New Mazda CX-3, Jawaban Gaya Hidup Urban Warga NTB

Pintu geser samping dan barn door belakang yang dapat terbuka hingga 270 derajat meningkatkan efisiensi proses muat penumpang maupun barang.

Layar sentuh 12 inci dengan Apple CarPlay/Android Auto, kamera 360 derajat, hingga kursi dengan fitur ventilasi untuk kenyamanan pengemudi dan penumpang depan.

arizon SV melampaui standar keamanan kendaraan travel pada umumnya dengan menyematkan lebih dari 30 fitur keselamatan aktif berbasis ADAS, termasuk Adaptive Cruise Control dan Automatic Emergency Braking.

Dari sisi ekonomi, Farizon SV dipasarkan dengan harga sekitar Rp 698 juta (OTR Jakarta). Meski investasi awal terlihat lebih tinggi, para pelaku usaha dijanjikan keuntungan jangka panjang.

Baca Juga: Rekomendasi 5 Drakor Terbaru Mei 2026 Beserta Sinopsisnya, Mulai dari Pahlawan Super Netflix Hingga Kisah Koki Militer yang Viral

Di antaranya, biaya perawatan rendah, Farizon SV diklaim lebih hemat 40 hingga 50 persen dibandingkan kendaraan diesel. Biaya energi per kilometer jauh lebih murah dibandingkan bahan bakar fosil.

Kehadiran Farizon SV di Indonesia mempertegas tren kendaraan ramah lingkungan yang kian inklusif.

Dengan kombinasi teknologi modern dan efisiensi biaya operasional, van listrik ini memiliki peluang besar untuk menjadi standar baru di sektor transportasi Indonesia.

 

Editor : Akbar Sirinawa
#GIICOMVEC 2026 #Farizon SV #Van Listrik #Arista Group #otomotif