LombokPost-Minat masyarakat terhadap mobil plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) terus berkembang di Indonesia. Wuling Motors melihat tren ini sebagai peluang besar.
Brand Communication Senior Manager Wuling Motors Brian Gomgom mengatakan, masih banyak masyarakat belum berani beralih penuh dari mobil bensin atau internal combustion engine (ICE) ke electric vehicle (EV).
“Nah, PHEV ini sebagai penjembatan dari mobil ICE ke EV,” ujar Brian Gomgom di Purwokerto, Jawa Tengah, seperti dikutip dari JawaPos.com.
Menurut Brian, kondisi Indonesia yang sangat luas membuat Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) belum tersedia merata. Karena itu, PHEV menjadi solusi bagi masyarakat yang ingin memakai mobil hemat energi dengan teknologi tinggi.
Baca Juga: Wuling Cloud EV Pro 2026, Kendaraan Minimalis yang Elegan
Wuling Eksion PHEV hadir dengan dua sumber tenaga. Mobil ini memakai baterai dan mesin bensin.
Pengisian daya baterai tidak hanya bisa melalui SPKLU. Mesin bensin juga bisa mengisi daya saat mobil beroperasi. Pola kerja ini membuat konsumsi bahan bakar lebih irit.
Wuling juga meluncurkan Wuling Darion dan Wuling Eksion untuk menangkap perubahan gaya hidup masyarakat. Pabrikan itu menilai pasar PHEV di Indonesia masih sangat besar.
Uji Ketangguhan Wuling Eksion
JawaPos.com berkesempatan menjajal Wuling Eksion PHEV varian EX pada Rabu (3/6) hingga Kamis (4/6). Perjalanan berlangsung dari Jakarta ke Jogjakarta dengan total lintasan 600 kilometer.
Perjalanan dimulai dari Jakarta pada Rabu pagi menuju Purwokerto, Kabupaten Banyumas. Rute ini tidak sepenuhnya melewati jalan tol.
Mobil juga melintasi jalan arteri dan jalan nasional. Pengujian melewati kawasan dalam kota, pedesaan, serta beberapa ruas jalan yang tidak terlalu lebar dan kerap berpapasan dengan truk.
Pada Kamis (4/6), perjalanan berlanjut dari Purwokerto menuju Jogjakarta melalui Wonosobo. Rute ini lebih menantang karena tidak melewati jalan tol.
Lintasannya variatif. Ada jalan tidak terlalu lebar, tanjakan, turunan, dan pemandangan khas Jawa Tengah serta Jogjakarta.
Perjalanan itu memberi gambaran posisi Wuling Eksion PHEV sebagai pilihan bagi konsumen yang ingin mencoba teknologi elektrifikasi, tetapi belum sepenuhnya siap pindah ke EV murni.
Editor : Akbar Sirinawa