LombokPost – Menjelang musim libur sekolah, mobilitas masyarakat diprediksi akan melonjak tajam seiring banyaknya keluarga yang merencanakan perjalanan darat (road trip) ke berbagai destinasi wisata.
Guna memastikan kelancaran momen tersebut, PT Bridgestone Tire Indonesia (Bridgestone Indonesia) membagikan panduan cerdas berkendara yang aman sekaligus efisien, mulai dari persiapan garasi hingga penanganan kondisi darurat di jalur tol.
Presiden Direktur Bridgestone Indonesia, Mukiat Sutikno, menegaskan bahwa keselamatan harus menjadi prioritas utama saat membawa anggota keluarga berlibur.
Persiapan kondisi fisik kendaraan yang prima, terutama pada sektor ban, serta penerapan kebiasaan berkendara yang benar dinilai menjadi kunci utama untuk mereduksi risiko kecelakaan di jalan raya.
Protokol Pra-Perjalanan: Cek Fisik Ban hingga Manajemen Baterai EV
Sebelum memutar kunci kontak dan menginjak pedal gas, pengendara wajib melakukan ritual pengecekan menyeluruh (pre-drive) pada roda kendaraan:
Baca Juga: Lelah Siksa Aspal Saat Mudik? Bridgestone Ingatkan Pengendara Cek Kondisi Ban Pasca-Lebaran 2026
Akurasi Tekanan Angin: Periksa tekanan angin pada ban utama dan cadangan menggunakan alat ukur presisi, lalu sesuaikan dengan standar rekomendasi pabrikan. Khusus untuk Kendaraan Listrik (EV) yang berbobot lebih berat, tekanan angin yang pas sangat krusial demi menjaga performa serta umur pakai ban.
Inspeksi Alur dan Fisik: Pastikan kedalaman alur ban masih berada di atas batas aman minimum, yakni 1,6 mm.
Amati juga dinding ban dari potensi sobekan, benjolan, atau adanya benda tajam yang menancap.
Alat Darurat & Navigasi: Pastikan ban serep atau tire repair kit siap pakai. Bagi pemilik mobil listrik (EV/PHEV), petakan titik Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di sepanjang rute serta simpan kontak darurat seperti nomor derek resmi tol dan layanan agen pemegang merek (APM).
Perilaku di Jalan Raya dan Jurus Ampuh Melawan "Microsleep"
Ketika sudah berada di aspal (on-the-road), perilaku mengemudi sangat menentukan tingkat efisiensi bahan bakar dan keselamatan. Pengendara diminta untuk mengontrol akselerasi secara halus, menghindari injakan pedal gas yang agresif, serta beradaptasi dengan fitur regenerative braking jika mengemudikan mobil listrik atau hybrid.
Satu musuh tak terlihat yang paling ditakuti saat jalur panjang adalah kelelahan akut atau microsleep. Bridgestone membagikan rumus preventif sebagai berikut:
Rumus Istirahat 2 Jam / 200 Km
Pengemudi wajib menepi dan beristirahat secara rutin setiap berkendara selama 2 jam atau setelah menempuh jarak 200 km demi mengembalikan konsentrasi. Jika rasa kantuk sudah menyerang, tidur singkat (power nap) selama kurang lebih 15 menit adalah solusi medis paling efektif untuk memulihkan kesadaran.
Protokol Darurat: Mobil Listrik Haram Pakai Derek Tarik!
Apabila di tengah jalan mengalami kendala teknis seperti ban bocor atau mogok, langkah pertama yang harus dilakukan adalah mengurangi kecepatan secara bertahap, menepi ke bahu jalan.
Saat kendaraan mengalami mogok di jalan, langkah pertama yang wajib dilakukan adalah memastikan posisi mobil aman, menyalakan lampu hazard, serta memasang segitiga pengaman di belakang mobil. Namun, proses evakuasi selanjutnya memerlukan perhatian khusus karena perlakuan derek untuk Mobil Konvensional (BBM) dan Mobil Listrik (EV) sangatlah berbeda. Untuk mobil konvensional, Anda bisa menggunakan derek tarik atau gantung konvensional. Hal ini dikarenakan sistem transmisi dan penggerak roda pada mobil berbahan bakar minyak jauh lebih toleran terhadap putaran mekanis luar saat kondisi mesin mati.
Kondisi ini berbanding terbalik dengan mobil listrik (EV) yang memiliki regulasi ketat, di mana kendaraan ini wajib menggunakan derek gendong (jasa towing) saat dievakuasi. Alasan teknis di balik aturan mutlak ini adalah untuk menghindari terjadinya putaran paksa pada roda penggerak. Jika dipaksa berputar saat mogok, putaran tersebut dapat memicu aliran arus balik mekanis yang berisiko merusak sistem motor listrik dan komponen baterai secara fatal.
Bagi masyarakat yang ingin melakukan pengecekan, penyetelan, serta perawatan ban secara profesional menjelang liburan, sangat direkomendasikan untuk mengunjungi jaringan Toko Model (TOMO) Bridgestone Indonesia atau toko ban terpercaya terdekat. Selamat berlibur dan utamakan keselamatan!
Editor : Redaksi Lombok Post Online