LombokPost – Selain komponen fast moving yang wajib diganti secara rutin dalam kurun waktu pendek, setiap unit mobil Mitsubishi juga dibekali dengan komponen slow moving.
Sesuai dengan namanya, kelompok suku cadang ini memiliki durasi masa pakai serta waktu penggantian yang terhitung cukup panjang.
Meski memiliki usia pakai yang lama, suku cadang slow moving ini tetap wajib diganti jika sudah mencapai batas maksimal pemakaian atau mengalami keausan.
Sayangnya, karena durasi penggantiannya yang lama, tidak sedikit pemilik mobil yang abai dan suka lupa untuk melakukan pengecekan berkala.
Jika dibiarkan tanpa perawatan, kerusakan pada komponen ini berpotensi mengganggu kenyamanan hingga mengancam keselamatan berkendara.
Lima Komponen Slow Moving yang Wajib Dipantau
Agar performa kendaraan berlogo tiga berlian ini tetap prima, berikut adalah daftar komponen slow moving yang harus diwaspadai beserta indikator waktu penggantiannya:
Sektor Kaki-Kaki Mobil: Bagian ini terdiri atas suspensi, tie rod, hingga karet-karet bushing. Komponen ini idealnya wajib dicek setiap kelipatan 20.000 km saat servis berkala. Namun, jika Anda sudah mendengar suara-suara aneh (gluduk-gluduk) dari bagian bawah mobil, itu pertanda kuat bahwa komponen kaki-kaki sudah harus diganti baru.
Ban Mobil: Menopang beban berat kendaraan serta berfungsi mengarahkan laju dan membantu pengereman, ban mobil umumnya memiliki masa pakai hingga 2 tahun atau lebih tergantung pemakaian. Ban harus segera diganti baru apabila tapak ban terpantau sudah menipis atau mengalami robek dan kerusakan fisik.
Sistem Kopling: Berperan vital dalam menyalurkan tenaga mesin ke roda kendaraan. Sinyal utama yang harus diwaspadai ketika komponen ini mulai aus adalah munculnya gejala kesulitan saat melakukan perpindahan gigi transmisi pada mobil manual.
Lampu Mobil: Komponen pencahayaan ini sangat krusial untuk menunjang visibilitas, terutama saat berkendara di malam hari. Berbeda dengan komponen lain, lampu mobil umumnya baru diganti apabila kondisinya sudah putus atau tidak menyala lagi.
Aki Mobil: Menjadi pusat penyimpanan dan penyalur daya kelistrikan mobil, aki rata-rata memiliki usia pakai lebih dari 2 tahun, bergantung pada pola pemakaian dan perawatan harian. Ciri utama aki sudah aus dan wajib diganti baru adalah ketika mesin mobil mendadak tidak bisa dinyalakan atau distarter.
Tips Praktis Merawat Komponen Slow Moving
Mengingat posisinya yang terkadang tersembunyi, cara paling mudah untuk merawat komponen slow moving adalah dengan melakukan metode pengecekan visual secara mandiri. Pemilik kendaraan dapat melihat langsung kondisi fisik tapak dan dinding ban, atau memeriksa apakah karet bushing pada suspensi sudah robek atau belum. Selain itu, kepekaan pengemudi saat merasakan guncangan mobil yang tidak stabil juga bisa menjadi indikasi awal adanya masalah pada suspensi.
Langkah paling aman untuk menjaga keawetan seluruh suku cadang ini adalah dengan tetap disiplin melakukan perawatan berkala di bengkel resmi Mitsubishi Motors sesuai instruksi buku manual. Melalui penanganan mekanis di bengkel resmi, seluruh komponen akan diperiksa oleh teknisi ahli yang bekerja sesuai standar operasional baku serta ditunjang oleh peralatan yang lengkap dan presisi.
Editor : Redaksi Lombok Post Online