LombokPost – JETOUR Sales Indonesia resmi meluncurkan JETOUR T1, baru-baru ini. Sebuah SUV tangguh yang memadukan desain gagah beraliran petualang dengan kenyamanan tingkat tinggi.
SUV ini membawa keunikan tersendiri lewat pilihan dua tipe powertrain. Yakni versi mesin konvensional Internal Combustion Engine (ICE) serta versi hybrid mutakhir Intelligent Dual Mode (i-DM).
Varian JETOUR T1 i-DM menjadi magnet utama berkat adopsi teknologi Intelligent Dual Mode. Teknologi ini menggabungkan kekuatan mesin bensin dan motor listrik dalam satu ekosistem hybrid adaptif.
Sistem pintar ini mengintegrasikan tiga komponen utama. Di antaranya, mesin bensin ACTECO 1.5 TGDI Dedicated Hybrid Engine (136 PS / Torsal 220 Nm), motor listrik bertenaga badak (204 PS / Torsi 310 Nm), serta transmisi khusus Dedicated Hybrid Transmission (DHT).
Ketangguhannya disokong baterai LFP berkapasitas 18,4 kWh bersertifikasi IP68 yang tahan air dan debu.
Baterai ini mendukung DC fast charging dari 30-80 persen hanya dalam waktu 27 menit. Integrasi apik ini memungkinkan JETOUR T1 i-DM melaju menggunakan mode listrik murni hingga sejauh 100 kilometer.
Baca Juga: Pesona Pulau Kenawa, Surga Kecil di Sumbawa Barat
Istimewanya, otak komputer dari sistem i-DM ini bekerja sangat adaptif di berbagai skenario jalan raya melalui enam mode pintar yang terintegrasi.
Sistem akan mengaktifkan Pure EV Drive secara otomatis dengan kecepatan di bawah 70 km/jam,
Kemudian beralih ke mode Intelligent Hybrid. Saat daya baterai menyusut di bawah 20 persen, mode Series Drive akan langsung mengambil alih.
Baca Juga: Kulineran Ikan Bakar Murah dan Lezat di Loang Baloq
Sementara mode Parallel Drive siap mengolaborasikan mesin bensin dan baterai secara bersamaan ketika pengemudi membutuhkan akselerasi instan.
Lebih lanjut, ketika kendaraan melaju konstan di atas kecepatan 100 km/jam, sistem akan mengaktifkan Direct Engine Drive.
Kemudian disempurnakan fitur Energy Recovery guna memanfaatkan pengereman regeneratif untuk mengisi ulang daya baterai secara mandiri selama perjalanan.
Berstatus sebagai mobil petualang tidak membuat kenyamanan JETOUR T1 dikesampingkan. Dimensinya sepanjang 4.705 mm dan jarak sumbu roda (wheelbase) mencapai 2.800 mm.
Baca Juga: Gerai iBox Apple Premium Partner Hadir di Lombok Epicentrum Mall
Ruang interior kabinnya terasa sangat lapang. Bahkan menyuguhkan kapasitas bagasi jumbo hingga 1.455 liter.
Satu hal yang paling mengagumkan adalah kesunyian kabinnya. Performa NVH (Noise, Vibration, and Harshness) mobil ini mampu meredam kebisingan kabin hingga di bawah 40 dB saat kondisi mesin idle. Angka ini setara kesunyian ruang perpustakaan.
Fitur kenyamanan seperti Nap Mode, 24 Hour Parking AC, serta leg rest membuat penumpang depan beristirahat dengan nyaman selama perjalanan.
Baca Juga: APKLI Kota Mataram Gelar Cek Kesehatan Mandiri
Varian i-DM juga dibekali fitur fungsional Vehicle-to-Load (V2L) berdaya 3,3 kW. Fitur ini membuat JETOUR T1 bertindak layaknya genset berjalan.
Siap menyuplai daya listrik untuk berbagai perangkat elektronik seperti kulkas portabel, kompor listrik, hingga lampu penerangan saat berkemah.
JETOUR T1 ICE dipasarkan dengan harga normal Rp 408 juta. Sedangkan untuk kasta tertingginya, JETOUR T1 i-DM dipatok seharga Rp 558 juta.
Editor : Akbar Sirinawa