LombokPost – Mercedes-AMG GLA 45 EV mulai memperlihatkan wujudnya setelah prototipe mobil tersebut tertangkap kamera saat menjalani pengujian dengan kamuflase yang semakin tipis.
Jika melihat teknologi yang digunakan AMG CLA 45 EV, GLA 45 EV berpotensi menjadi model paling bertenaga di keluarga GLA.
Tenaganya bahkan diperkirakan mencapai 671 daya kuda (dk) dengan torsi yang sangat besar.
Dari sisi desain, GLA 45 EV tampil lebih agresif dibandingkan GLA standar.
Baca Juga: Wujud Kepedulian, Pullman Lombok Salurkan Bantuan Darurat untuk Desa Wisata Sade
Bumper depan terlihat lebih sporty dengan grille khas AMG.
Di bagian belakang, lampu berbentuk bintang, spoiler atap, serta diffuser bergaya AMG memperkuat karakter SUV performa tinggi tersebut.
Meski mendapat sentuhan agresif, Mercedes-AMG tetap mempertahankan siluet GLA sebagai SUV kompak.
Kabinnya diperkirakan mengusung dasbor digital berlayar lebar dari pilar ke pilar. Layar khusus penumpang depan juga berpeluang hadir sebagai fitur opsional.
Baca Juga: Toyota Land Cruiser 300 Hybrid, SUV Bertenaga Listrik
Soal performa, Mercedes memang belum membuka spesifikasi resmi.
Namun, GLA 45 EV diprediksi mengadopsi teknologi dari CLA 45 EV yang menggunakan tiga motor listrik fluks aksial.
Satu motor ditempatkan di depan, sementara dua motor lainnya berada di belakang.
Konfigurasi tersebut mampu menghasilkan tenaga hingga 671 dk dan torsi mencapai 1.758 Nm.
Pada CLA 45 EV, akselerasi 0-100 kilometer per jam dapat ditempuh sekitar tiga detik.
GLA 45 EV kemungkinan sedikit lebih lambat karena konstruksi SUV yang lebih tinggi dan bobot lebih besar.
Baca Juga: Cuma 20 Unit, Daihatsu Terios Special Edition Tampil Memikat di GIIAS 2026
Untuk baterai, kemungkinan Mercedes menggunakan kapasitas 94 kWh seperti CLA 45 EV.
Kapasitas tersebut berpotensi memberikan jarak tempuh kompetitif.
Sebagai pembanding, GLA 350 4MATIC Electric mampu menjangkau hingga 555-643 kilometer, tergantung konfigurasi dan metode pengujian.
Tak hanya mengandalkan tenaga, GLA 45 EV juga diprediksi mendapat teknologi sasis AMG.
Baca Juga: SUV Listrik Mitsubishi ASX VR-e Jajaki Pasar Australia
Adaptive damping, distribusi torsi variabel, hingga torque vectoring roda belakang akan membantu menjaga kelincahan mobil saat bermanuver.
Menariknya, sensasi berkendara tetap menjadi perhatian.
Sistem simulasi suara dan perpindahan gigi virtual kemungkinan dibawa untuk menghadirkan karakter khas AMG, meski seluruh tenaga berasal dari motor listrik.
Mercedes-AMG GLA 45 EV diperkirakan meluncur di Eropa dalam beberapa bulan mendatang. Harga, spesifikasi final, serta jarak tempuh resminya masih menunggu pengumuman Mercedes.
Editor : Akbar SirinawaSumber : Mercedes-AMG