LombokPost – Teknologi kendaraan plug-in hybrid atau PHEV terus berkembang.
Kini teknologi tersebut mulai diarahkan untuk menghadirkan performa tinggi, termasuk kemampuan menaklukkan medan off-road.
Horse Powertrain, perusahaan patungan antara Geely dan Renault, memperkenalkan sistem penggerak terbaru bernama Horse 3DHT200.
Teknologi ini dirancang khusus untuk kendaraan PHEV berperforma tinggi dengan kemampuan menghadapi berbagai kondisi medan.
Baca Juga: Suzuki Jimny Nomade Bangkit dengan Sentuhan Retro Amerika
Salah satu daya tarik utama sistem tersebut adalah tenaga yang diklaim mencapai 1.113 daya kuda (dk).
Bahkan, torsi yang diteruskan ke roda mampu mencapai 4.920 Nm.
Angka tersebut membuat sistem 3DHT200 diklaim mampu membantu kendaraan menaklukkan tanjakan dengan kemiringan hingga 45 derajat.
Horse 3DHT200 mengusung konsep sistem 13-in-1.
Baca Juga: MAZDA CX-6e Dipasarkan Mulai Akhir 2026
Sebanyak 13 komponen diintegrasikan dalam satu unit untuk menghasilkan sistem penggerak yang lebih ringkas dan efisien.
Teknologi tersebut menggabungkan motor listrik P1 berdaya 110 kW atau sekitar 148 dk serta motor P3 dengan tenaga 230 kW atau setara 308 dk.
Motor P1 berfungsi membantu menghidupkan mesin sekaligus menghasilkan energi listrik, sedangkan motor P3 menjadi sumber tenaga utama untuk menggerakkan kendaraan.
Berbagai komponen, mulai dari motor listrik, inverter, pengisi daya, konverter DC-DC, sistem manajemen termal, hingga gearbox 3DHT, dipadukan dalam satu sistem.
Horse mengklaim integrasi tersebut mampu mengurangi volume keseluruhan hingga 10 persen.
Sistem ini juga memiliki tiga pola kerja, yakni EV murni, hybrid series, dan hybrid parallel.
Baca Juga: Segera Debut, Xpeng Mona L05 Hadir Dalam Dua Konfigurasi, Versi BEV dan EREV
Pada kecepatan rendah, kendaraan dapat mengandalkan motor listrik sebagai penggerak utama.
Sementara mesin pembakaran internal bertugas menghasilkan energi.
Ketika kecepatan meningkat, sistem dapat beralih ke mode paralel.
Mesin dan motor listrik kemudian bekerja bersama untuk menghasilkan kombinasi performa dan efisiensi.
Baca Juga: Semakin Tangguh, All New Mitsubishi Pajero Reborn
Horse turut melakukan pengembangan pada motor listriknya.
Motor P3 diklaim mampu berputar lebih dari 20.000 rpm.
Perubahan konfigurasi magnet permanen juga disebut meningkatkan kepadatan torsi hingga 15 persen dan kepadatan daya sebesar 20 persen.
Dari sisi performa, sistem 3DHT200 dirancang untuk menghasilkan akselerasi 0–100 kilometer per jam dalam kisaran tiga detik.
Meski menawarkan tenaga besar, Horse menargetkan efisiensi bahan bakar sekitar 5 liter per 100 kilometer pada SUV besar.
Keunggulan lainnya terletak pada kemampuan off-road.
Baca Juga: Mungil dan Lincah, Suzuki e-Sky Dijadwalkan Official Premiere di Kuartal IV Tahun Ini
Torsi roda mencapai 4.920 Nm membuat sistem ini cocok untuk kendaraan berbobot besar yang membutuhkan tenaga kuat pada kecepatan rendah.
Geely Galaxy Cruiser 700 disebut akan menjadi kendaraan pertama yang menggunakan Horse 3DHT200.
Sistem tersebut nantinya dipadukan dengan motor belakang untuk membentuk penggerak empat roda elektrik atau e-4WD.
Hadirnya teknologi ini menunjukkan arah baru perkembangan PHEV.
Baca Juga: Daihatsu Rocky Usung Teknologi e-Smart Hybrid
Bukan hanya menawarkan konsumsi bahan bakar yang lebih efisien, tetapi juga tenaga besar dan kemampuan jelajah yang semakin serius.
Editor : Rury Anjas Andita
Sumber : Geely