Hyundai Staria Electric, MPV Listrik Mewah Berkapasitas Sembilan Penumpang

Ferial Ayu • Dipublikasikan Rabu, 9 September 2026 | 17:49 WIB
Hyundai Staria Electric. (IST/LOMBOK POST)
Hyundai Staria Electric. (IST/LOMBOK POST)

LombokPost – Hyundai resmi meluncurkan Hyundai Staria Electric untuk pasar Eropa.

MPV listrik ini menawarkan kombinasi desain futuristis, kabin lapang, teknologi modern, serta kemampuan jelajah yang mendukung perjalanan jarak jauh.

Staria Electric menjadi alternatif baru bagi konsumen yang membutuhkan kendaraan berkapasitas besar tanpa meninggalkan konsep mobilitas ramah lingkungan.

Salah satu daya tarik utamanya adalah kapasitas hingga sembilan penumpang.

Baca Juga: Semakin Tangguh, All New Mitsubishi Pajero Reborn  

Secara tampilan, Staria Electric memiliki sejumlah perbedaan dibandingkan varian bensin maupun hybrid.

Bagian depan dibuat lebih tertutup tanpa grille konvensional.

Port pengisian daya turut terintegrasi pada bagian depan, sementara active shutters ditempatkan di bumper bawah untuk mendukung efisiensi aerodinamika.

Kesan modern juga diperkuat melalui penggunaan pelek berdesain aero serta emblem khusus pada pintu bagasi belakang.

Baca Juga: Segera Debut, Xpeng Mona L05 Hadir Dalam Dua Konfigurasi, Versi BEV dan EREV

Dengan panjang mencapai 5.253 mm, Staria Electric tampil sebagai salah satu MPV listrik berukuran besar di pasar Eropa.

Masuk ke dalam kabin, Hyundai menghadirkan layar ganda berukuran 12,3 inci yang berfungsi sebagai panel instrumen digital dan sistem infotainment.

Meski mampu menampung sembilan penumpang, ruang bagasi tetap tergolong luas dengan kapasitas mencapai 1.303 liter.

Mobil ini juga memiliki kompartemen penyimpanan depan berkapasitas 24 liter yang dapat digunakan untuk menyimpan kabel pengisian daya.

Staria Electric bahkan menawarkan kemampuan menarik beban hingga 2.000 kg serta kapasitas angkut mencapai 750 kg.

Hyundai menyediakan tiga varian utama, yakni Trend, Prime, dan Calligraphy.

Baca Juga: MAZDA CX-6e Dipasarkan Mulai Akhir 2026

Varian tertinggi Calligraphy hadir dalam konfigurasi tujuh penumpang dengan Captain Seat di baris kedua.

Kursi tersebut dilengkapi fitur pemanas, ventilasi, hingga relaxation mode.

Kemewahan semakin terasa melalui penggunaan jok kulit Nappa, sistem audio Bose, kamera 360 derajat, serta lampu belakang Parametric Pixel LED.

Untuk performa, Hyundai Staria Electric menggunakan motor listrik tunggal yang menggerakkan roda depan.

Baca Juga: Kanwil Kemenkum NTB Ikuti DSK, Bahas Penguatan Standar Layanan Bantuan Hukum

Motor tersebut mampu menghasilkan tenaga hingga 215 dk dan dipadukan dengan baterai berkapasitas 84 kWh.

Baterai itu diklaim mampu membawa Staria Electric melaju hingga 430 kilometer berdasarkan standar WLTP.

Berkat arsitektur kelistrikan 800 Volt, pengisian cepat DC dari 10 hingga 80 persen dapat dilakukan hanya dalam waktu sekitar 20 menit.

Di Jerman, Hyundai Staria Electric dipasarkan mulai €57.450 atau sekitar Rp1,008 miliar.

Varian Prime dibanderol sekitar Rp1,117 miliar, sementara Calligraphy mencapai sekitar Rp1,175 miliar.

Kehadirannya pun semakin mempertegas persaingan MPV listrik premium di pasar global.

Baca Juga: Mungil dan Lincah, Suzuki e-Sky Dijadwalkan Official Premiere di Kuartal IV Tahun Ini

Editor : Pujo Nugroho
Sumber : Hyundai
mpv listrik Hyundai Staria Electric Staria Electric hyundai eropa