LombokPost – McLaren, pabrikan asal Inggris tersebut dikabarkan tengah mengembangkan supercar hybrid berkode P34 yang dijadwalkan meluncur pada 2027.
Model ini diproyeksikan menjadi salah satu produk penting McLaren dalam memperluas lini kendaraan sekaligus memperkuat posisi merek di pasar global.
Dilansir dari laporan Automotive News, McLaren P34 bakal mengusung mesin V6 twin-turbo berkapasitas 2.993 cc yang dipadukan dengan sistem hybrid.
Menariknya, McLaren juga disebut mengembangkan transmisi secara internal untuk mobil tersebut.
Baca Juga: Dari IIMS hingga GIIAS, Babak Baru Kia Seltos di Indonesia
Kombinasi mesin pembakaran internal dan motor listrik diperkirakan mampu menghasilkan tenaga sekitar 810 dk.
Jika angka tersebut terealisasi, P34 bakal memiliki tenaga lebih besar dibandingkan McLaren 750S.
Mobil ini juga diperkirakan menempati posisi di antara Artura dan 750S dalam jajaran produk McLaren.
Dari sisi desain, P34 disebut memiliki bodi lebih panjang dibandingkan Artura dengan sejumlah sentuhan yang terinspirasi dari McLaren F1.
Baca Juga: Makin Mewah, Lexus LS Terbaru Dibekali Teknologi REDS
Karakter desain tersebut antara lain terlihat dari bagian depan bergaya wedge serta penggunaan penutup ruang mesin berbahan kaca.
Tidak hanya mengejar performa, McLaren juga dikabarkan memberikan perhatian lebih pada kenyamanan dan kemewahan kabin.
Jok kulit, layar infotainment berukuran besar, serta panel instrumen digital modern diproyeksikan menjadi bagian dari interior P34.
Strategi ini sejalan dengan langkah CEO McLaren Nick Collins yang ingin meningkatkan status merek sekaligus memperluas daya tarik produknya.
Artinya, McLaren tidak hanya menawarkan kecepatan, tetapi juga pengalaman berkendara dan kemewahan yang semakin lengkap.
Dari sisi harga, P34 diperkirakan dibanderol mulai US$315.000 atau sekitar Rp5,5 miliar.
Baca Juga: New Suzuki Baleno Dapat Sentuhan Lebih Canggih
Produksi tahun pertamanya ditargetkan sekitar 1.000 unit, dengan pengiriman perdana diperkirakan berlangsung pada akhir musim panas 2027.
Kehadiran P34 juga menunjukkan arah McLaren menghadapi era elektrifikasi.
Alih-alih meninggalkan mesin pembakaran internal, teknologi tersebut masih dipertahankan dan dipadukan dengan sistem hybrid.
Setelah P34, McLaren bahkan dikabarkan menyiapkan SUV performa empat pintu.
Langkah tersebut menandai upaya McLaren memperluas segmen tanpa meninggalkan DNA performanya.
Baca Juga: Harga Rp 120 Jutaan, Toyota Glanza Terbaru Dibekali Mesin Super Irit
Editor : Akbar Sirinawa
Sumber : Automotive News