Volkswagen Kenalkan Mission Efficiency, Mobil Listrik Paling Hemat dan Efisien

Ferial Ayu • Dipublikasikan Selasa, 22 September 2026 | 06:46 WIB
Volkswagen dengan konsep Mission Efficiency. (IST/LOMBOK POST)
Volkswagen dengan konsep Mission Efficiency. (IST/LOMBOK POST)

LombokPost – Volkswagen memperkenalkan mobil konsep Mission Efficiency yang dirancang untuk menunjukkan sejauh mana efisiensi kendaraan listrik dapat ditingkatkan.

Bukan sekadar mengejar tenaga besar, model ini justru mengutamakan konsumsi energi rendah melalui perpaduan aerodinamika, bobot ringan, dan teknologi elektrifikasi.

Mission Efficiency dibangun menggunakan platform MEB+ yang juga menjadi basis Volkswagen ID Polo dan Volkswagen ID Cross. 

Mobil konsep tersebut dibekali motor listrik bertenaga 99 kW atau sekitar 133 dk yang ditempatkan di bagian depan.

Baca Juga: Segini Harga Resmi Terbaru Changan Nevo Q05 di Indonesia

Sumber tenaganya berasal dari baterai berkapasitas 54,9 kWh.

Namun, perhatian terbesar justru tertuju pada desain bodinya.

Volkswagen mencatat koefisien hambatan udara atau Cd hanya 0,158, angka yang menjadi salah satu kunci efisiensi Mission Efficiency.

Bentuk bodi menyerupai tetesan air membantu kendaraan membelah udara dengan lebih mudah.

Baca Juga: Honda Super-ONE Hadirkan Ragam Sensasi Berkendara di Era EV

Volkswagen juga menggunakan roda belakang yang sebagian tertutup, panel pelindung pada bagian kolong, serta active cooling flaps yang dapat mengatur aliran udara sesuai kebutuhan.

Hasilnya terlihat dalam pengujian dengan kondisi ideal.

Pada kecepatan konstan 68 kilometer per jam dan tanpa mengaktifkan sistem pendingin kabin, Mission Efficiency mencatat konsumsi listrik hanya 6,48 kWh per 100 kilometer.

Volkswagen kemudian membawa mobil konsep ini ke pengujian perjalanan lebih jauh.

Kendaraan menempuh rute sepanjang 1.278,36 kilometer dari Wolfsburg menuju Wina, melintasi Polandia dan Republik Ceko.

Dalam perjalanan tersebut, kecepatan rata-ratanya mencapai 67,72 kilometer per jam.

Baca Juga: XPeng G9L Debut Oktober 2026, SUV Listrik Bongsor Bertenaga 577 Dk

Konsumsi listrik tercatat 6,89 kWh per 100 kilometer tanpa menghitung kehilangan energi ketika pengisian baterai.

Jika charging losses diperhitungkan, angkanya menjadi 7,51 kWh per 100 kilometer.

Menariknya, baterai hanya perlu diisi ulang satu kali sepanjang perjalanan.

Saat tiba di Wina, mobil masih menunjukkan estimasi jarak tempuh sekitar 164 kilometer.

Baca Juga: Mitsubishi XForce Ultimate 2026, SUV ICE Paling Premium

Efisiensi Mission Efficiency juga didukung penggunaan material ringan dan panel surya pada atap serta kaca belakang.

Teknologi tersebut dirancang membantu memenuhi sebagian kebutuhan listrik kendaraan.

Volkswagen menegaskan Mission Efficiency bukan mobil yang disiapkan untuk dipasarkan.

Model ini merupakan demonstrator teknologi untuk menguji berbagai solusi efisiensi yang berpotensi diterapkan pada kendaraan listrik produksi mendatang.

Editor : Akbar Sirinawa
Sumber : Volkswagen
Mission Efficiency Volkswagen ID Polo Volkswagen ID Cross volkswagen Kendaraan Listrik