LombokPost – Stargazer, MPV Hyundai resmi meluncur di Malaysia, Selasa (22/9).
Menariknya, status unit impornya dari Indonesia.
Kehadiran Stargazer di Negeri Jiran sekaligus menunjukkan posisi Indonesia sebagai basis produksi model tersebut untuk memenuhi kebutuhan pasar luar negeri.
Di Malaysia, Stargazer ditawarkan dalam tiga varian, yakni Style, Prime, dan X.
Baca Juga: Usung Teknologi EREV, iCar V27 Long-Range Tempuh 1.230 Km, Bakal Launching 30 September 2026
Harga yang dipatok mulai RM 99.800 atau sekitar Rp 437 juta.
Sementara varian Prime dibanderol RM 109.800 atau sekitar Rp 481 juta.
Sedangkan Stargazer X menjadi varian termahal dengan harga RM 121.800 atau sekitar Rp 534 juta.
Untuk jantung mekanis, seluruh varian mengandalkan mesin Smartstream Gamma II empat silinder berkapasitas 1.500 cc dengan sistem Multi-Point Injection (MPI).
Baca Juga: DFSK E5 Plus Tawarkan Mobilitas Keluarga Lebih Fleksibel
Mesin tersebut menghasilkan tenaga 115 PS dan torsi maksimum 144 Nm.
Tenaga mesin disalurkan melalui transmisi Intelligent Variable Transmission (IVT) ke roda depan.
Konfigurasi tersebut menjadi salah satu penopang karakter Stargazer sebagai MPV yang mengutamakan kepraktisan untuk penggunaan harian.
Secara dimensi, Stargazer memiliki panjang 4.575 mm, lebar 1.780 mm, dan jarak sumbu roda 2.780 mm.
Sementara Stargazer X tampil sedikit lebih besar dengan panjang 4.610 mm dan lebar 1.820 mm karena mengusung bumper berukuran lebih besar.
Varian Style sebagai pilihan paling terjangkau sudah dibekali pelek 16 inci, lampu utama LED, panel instrumen 4,2 inci, serta sistem infotainment 8 inci.
Baca Juga: Amorphous Alloy, Andalan GAC Dongkrak Efisiensi Motor Listrik
Fitur Apple CarPlay dan Android Auto juga tersedia secara nirkabel.
Beranjak ke Prime, Hyundai memberikan sejumlah peningkatan.
Varian ini menggunakan pelek diamond-cut 17 inci, rem cakram belakang, serta dua layar berukuran 10,25 inci.
Sistem keselamatan Hyundai SmartSense juga turut disematkan.
Baca Juga: BYD Tembus Lima Besar, Peta Pasar Mobil di Indonesia Berubah
Sementara Stargazer X menjadi varian dengan karakter paling sporty.
Model ini mendapat X Package, pelek hitam, roof rail, emblem hitam, dan desain bumper lebih agresif.
Berbeda dari varian lainnya, kabinnya mengusung konfigurasi enam penumpang dengan captain seat di baris kedua.
Menariknya, Hyundai tidak membawa embel-embel nama Cartenz untuk Stargazer di Malaysia.
Model tersebut tetap menggunakan nama Stargazer seperti yang dipasarkan di sejumlah negara lainnya.
Untuk menarik konsumen pada periode awal penjualan, Hyundai Malaysia menawarkan paket Early Bird.
Baca Juga: Tarik Ulur Nasib Puluhan PKL Jalan Cilinaya
Program tersebut mencakup garansi delapan tahun atau 160.000 kilometer dan servis gratis selama empat tahun.
Hyundai juga menghadirkan program Resale Value Protection yang memberikan jaminan nilai kendaraan hingga 70 persen pada tahun ketiga.
Skema tersebut menjadi tambahan daya tarik bagi konsumen Malaysia yang mempertimbangkan biaya kepemilikan kendaraan dalam jangka panjang.
Status impor dari Indonesia membuat Stargazer kini memiliki pasar yang semakin luas di kawasan Asia Tenggara.
Baca Juga: TGB Pertimbangkan Perubahan Nama Ponpes Abul Barakat Usai Kasus Hukum Seret Pimpinannya
Kehadirannya di Malaysia sekaligus memperkuat peran produksi Indonesia dalam mendukung ekspansi kendaraan Hyundai di pasar regional.
Editor : Redaksi Lombok Post
Sumber : Hyundai