LombokPost – Renault menghidupkan kembali salah satu ikon legendarisnya melalui Renault 8 Gordini Concept.
Bukan sekadar menghadirkan kembali desain klasik, mobil konsep ini mengawinkan karakter balap era 1960-an dengan teknologi listrik dan bahasa desain modern.
Renault 8 Gordini Concept melakukan debut dalam ajang Renault Carwalk sebelum dijadwalkan tampil di hadapan publik pada Paris Motor Show 2026.
Mobil ini mengambil bentuk coupe listrik dua pintu dengan tampilan agresif yang terinspirasi dunia reli.
Baca Juga: Usung Teknologi EREV, iCar V27 Long-Range Tempuh 1.230 Km, Bakal Launching 30 September 2026
Menariknya, seluruh pengembangan konsep dilakukan tim Renault Design secara internal.
Proyek tersebut bermula dari kompetisi desain yang melibatkan lebih dari 300 sketsa sebelum akhirnya terpilih satu rancangan untuk diwujudkan.
Mobil konsep ini juga menjadi bagian dari perjalanan Renault menuju pembukaan museum Renault Collections di Flins.
Kehadirannya sekaligus menunjukkan bagaimana warisan sejarah dapat diterjemahkan ke dalam kendaraan masa depan.
Baca Juga: Toyota Siapkan Kendaraan Berteknologi EREV di 2027, Produksi Awal 200 Ribu Unit
Dari sisi performa, Renault 8 Gordini Concept dibekali motor listrik bertenaga 270 hp.
Bodinya dirancang dengan posisi rendah dan melebar untuk menghadirkan proporsi layaknya mobil reli modern.
Kap mesin menggunakan serat karbon dan dirancang tanpa garis sambungan, sehingga dapat dilepas secara utuh seperti komponen pada mobil balap.
Pendekatan tersebut memperkuat kesan mekanis sekaligus menegaskan karakter performanya.
Bagian depan mempertahankan ciri khas bevelled prow yang menjadi interpretasi modern dari Renault 8 Gordini.
Enam lampu utama LED berbentuk bulat tersusun membentuk pola pencahayaan futuristis.
Baca Juga: Berburu Ketenangan di Pantai Mangge Longko, Perpaduan Batuan Unik, Pasir Putih dan Suasana Alami
Dimensinya juga cukup kompak, dengan panjang 4,12 meter, lebar 1,88 meter, dan tinggi 1,27 meter.
Tampilan diperkuat pelek 19 inci di depan dan 20 inci di belakang.
Identitas Gordini semakin kuat melalui dua garis putih ikonik.
Namun, Renault tidak sekadar menjadikannya ornamen.
Baca Juga: Tetap Bugar di Tengah Cuaca Panas ala Kreator Konten Enio Shadu
Double white stripe diterjemahkan sebagai elemen desain yang mengalir dari area depan, lampu belakang, hingga masuk ke kabin dan berubah warna menjadi biru di atas dasbor.
Warna Bleu de France tiga lapis turut memperkuat karakter klasik-modern.
Interiornya dibuat minimalis dengan fokus kepada pengemudi, memadukan Alcantara hitam dan corduroy biru pada bucket seat.
Melalui konsep ini, Renault menunjukkan bahwa nostalgia tidak harus berhenti pada desain.
Ikon masa lalu justru dapat menjadi inspirasi untuk menghadirkan interpretasi baru yang lebih modern dan bertenaga listrik.
Editor : Prihadi Zoldic
Sumber : Renault