Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Semua Sekolah di Kota Mataram Disemprot Disinfektan

Baiq Farida • Kamis, 19 Maret 2020 | 12:17 WIB
ANTISIPASI KORONA: Seorang petugas BPBD Kota Mataram, sedang menyemprotkan cairan desinfektan di salah satu ruang kelas SDN 32 Mataram di Dasan Agung, Rabu (18/3/2020).
ANTISIPASI KORONA: Seorang petugas BPBD Kota Mataram, sedang menyemprotkan cairan desinfektan di salah satu ruang kelas SDN 32 Mataram di Dasan Agung, Rabu (18/3/2020).
Upaya pencegahan penyebaran virus korona terus dilakukan. Semua satuan pendidikan di bawah Dinas Pendidikan Kota Mataram, disemprot disinfektan. “Kami sasar seluruh sekolah, dari TK sampai SMP, swasta maupun negeri,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kota Mataram Mahfuddin Noor kepada Lombok Post, Rabu (18/3/2020).

Petugas yang diturunkan tergabung dalam Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Mataram. Mereka berasal dari Satgas BPBD, Tagana, Dinas Kesehatan (Dinkes), RSUD Kota Mataram, dan dibantu petugas masing-masing puskesmas. “Dalam sehari, kami terjunkan 60 orang, dan alat semprot sebanyak 40 unit. Mereka disebar ke seluruh wilayah kota,” terang Mahfuddin.

Pola penyemprotan disinfektan, dilakukan melalui pendekatan wilayah kerja 11 puskesmas yang ada di Kota Mataram. “Misalnya di Puskesmas Dasan Agung, sekolah mana saja yang masuk ke wilayahnya,” kata dia.

Dirinya menegaskan, satu puskesmas akan ditangani satu tim. Terdiri dari tujuh sampai 10 orang. “Agar kerja kita maksimal,” ujarnya.

Berdasarkan pantauan Lombok Post di lapangan, baik di TK PGRI 06 di Dasan Agung, SDN 32 Mataram, SDN 1 Mataram dan TK Putra I Mataram, penyemprotan dilakukan pada area yang selalu bersentuhan dengan anak-anak. “Meja, kursi, tempat bermain, kamar mandi, ruang kelas, semuanya kita semprot,” kata Mahfuddin.

Kepala Dikes Kota Mataram H Usman Hadi menjelaskan, penyemprotan disinfektan dilakukan selama dua pekan ini. “Pokoknya sebelum anak-anak masuk sekolah, kami berharap ini akan selesai,” kata dia.

Selama itu pula, pihaknya akan menyiapkan 600 liter cairan klorin 0,5 persen. “Kalau masih kurang, nanti akan kami tambah lagi, sesuai kebutuhan,” jelasnya.

Kesempatan seperti ini harus benar-benar dimanfaatkan. Pasalnya, saat sekolah dalam kondisi kosong, cairan desinfektan akan bekerja secara aktif. “Mumpung pada libur ya, seluruh sarana dan prasarana sekolah, kami bersihkan agar anak-anak nyaman nantinya,” tutup Usman.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Mataram H Fatwir Uzali mengapresiasi langkah yang dilakukan BPBD dan Dikes Kota Mataram. “Kita semua memiliki rasa, sama-sama saling menjaga, apa yang kira-kira membahayakan bagi anak-anak kita ke depannya,” terang dia.

Dirinya berharap, semua tim yang bekerja, mampu menyasar seluruh sekolah di Kota Mataram. Sebelum 28 Maret, batas akhir masa kebijakan meliburkan peserta didik. “Mudah-mudahan ikhtiar ini berhasil, sehingga virus-virus akan hilang,” tandasnya.

Wakil Kepala TK PGRI 06 Arini Hidayati mengucap syukur, Pemkot Mataram begitu perhatian untuk lingkungan Satuan Pendidikan. “Bersyukur dan ini langsung kami share ke orang tua. Alhamdulillah ada ketenangan,” ujarnya. (yun/r1)

  Editor : Baiq Farida
#Kota Mataram #Virus Korona #Headline #antisipasi #Sekolah