Penyaluran bantuan sosial (bansos) tersebut, sudah melewati dua tahapan. Dengan jumlah menyentuh 8.000 paket.
Tahap pertama dengan sasaran Pegawai Tidak Tetap (PTT) sekolah negeri 2.900 orang. Tahap kedua, kepada Guru Tidak Tetap (GTT) SMA dan SMK, mencapai 5.051 orang. Semua penyalurannya dikoordinir masing-masing kepala kantor cabang dinas (KCD) di kabupaten dan kota. ”Ini semuanya sudah disalurkan,” jelas dia.
Muhtadi menjelaskan, masih ada 7.000 GTT yang menanti mendapatkan bansos paket JPS Gemilang. Karena data jumlah penerima khusus GTT yang diberikan Dinas Dikbud NTB, ke Asisten II Setda NTB, sebagai koordinator program tersebut, mencapai 12.000 orang.
”Sebanyak itu yang kami usulkan,” kata dia.
Penyaluran tahap ketiga akan berlangsung akhir bulan ini atau awal Juli. Namun, dirinya belum bisa memastikan, apakah sisa data tersebut, akan menerima bansos. Sebab sampai saat ini, Dinas Dikbud NTB juga belum mengetahui, bansos JPS Gemilang, akan menyasar GTT atau PTT lagi. Bahkan kemungkinan terburuk, tidak ada sama sekali.
”Semuanya ada di tangan pemprov, ini kembali diakomodir atau tidak, dengan melihat kemampuan anggaran,” tandas dia. (yun/r9)
Editor : Baiq Farida