Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Penyebaran Tak Merata, Disdik Kota Mataram Rancang Redistribusi Guru PNS

Baiq Farida • Rabu, 24 Juni 2020 | 14:45 WIB
TRANSFER ILMU: Seorang guru menjelaskan mater pelajaran kepada para muridnya, di SDN 19 Mataram, beberapa waktu lalu.
TRANSFER ILMU: Seorang guru menjelaskan mater pelajaran kepada para muridnya, di SDN 19 Mataram, beberapa waktu lalu.
MATARAM-Ketimpangan jumlah guru berstatus PNS masih menjadi pekerjaan rumah di Mataram. ”Kami ada rencana melakukan peleburan,” kata Kepala Bidang Guru dan Ketenagaan (GTK) Disdik Kota Mataram M Yasin, pada Lombok Post, kemarin (23/6/2020).

 

Peleburan itu dimaksudkan agar sebaran guru PNS di Kota Mataram bisa merata. Jika menunggu pengangkatan CPNS, tentu saja prosesnya memakan waktu. Data terakhir menunjukkan, guru SD yang masih kurang 446 orang. Guru kelas 397 orang dan guru olahraga 49 orang.

 

Sedangkan kekurangan guru SMP 267 orang dari berbagai mata pelajaran. Guru PPKN kurang 20 orang, Pendidikan Agama Islam (PAI) 24, Bahasa Indonesia 56, Matematika 32, IPA 11, IPS enam. Berikutnya Penjaskes 30 orang, BK 50, dan Prakarya lima, dan mata pelajaran lain 33 orang.

 

Guru yang ada saat ini, hanya 1.598 orang. Rinciannya, guru mata pelajaran jenjang SMP 595 orang, dan SD 897 orang. Sedangkan guru Olahraga hanya 106 orang.

 

Yasin menjelaskan, mekanisme peleburan guru bisa dengan berbagai macam cara. Misalnya, ketika guru PNS di sekolah A lebih banyak dibanding sekolah B, maka Disdik Kota Mataram akan memindahkan satu atau dua orang guru PNS ke sekolah B.

 

”Kita sisipkan pada sekolah yang guru PNS sedikit,” ujar dia.

 

Langkah ini agar tak lagi ada guru berstatus PNS yang mendapatkan sertifikasi dari mengambil jam di sekolah lain. Sebab, masalah dihadapi saat ini, banyak guru bermasalah dengan jam mengajar. Tentu saja, ini akan berimbas pada tunjangan profesi guru.

 

”Guru yang bersertifikasi, mereka ini dalam seminggu, harus memenuhi jam mengajar maksimal selama 24 jam, untuk memenuhi itu banyak guru yang mengajar di sekolah lain,” kata dia.

 

Agar guru tersebut, bisa konstentrasi pada satu sekolah, maka Disdik Kota Mataram akan menyesuaikan jam mengajar, di sekolahnya saat ini. Langkah ini juga sebagai cara penyegaran. ”Perlu adanya pembaruan lingkungan mengajar, biar bisa punya kawan baru,” tandasnya.

 

Kepala Disdik Kota Mataram H Lalu Fatwir Uzali menegaskan, pihaknya belum bisa memastikan, berapa guru yang akan dipindahtempatkan. Namun, saat ini sudah mulai menggodok konsepnya, dengan melihat tupoksi guru-guru, mendata sekolah mana yang masih kurang guru PNS, dan berapa guru yang ambil jam di sekolah lain. ”Akan kami selesaikan sebelum tahun ajaran baru,” ujarnya. (yun/r9)

 

  Editor : Baiq Farida
#Disdik Kota Mataram #Redistribusi #Guru PNS