Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Pantau Simulasi KBM Tatap Muka, Pengawas Sekolah Harus Objektif

Baiq Farida • Jumat, 18 September 2020 | 13:08 WIB
CEGAH KERUMUNAN: Siswa SMAN 9 Matara menunggu giliran pemeriksaan kesehatan, saat simulasi KBM tatap muka, Senin (14/9/2020).
CEGAH KERUMUNAN: Siswa SMAN 9 Matara menunggu giliran pemeriksaan kesehatan, saat simulasi KBM tatap muka, Senin (14/9/2020).
MATARAM-Ketua Dewan Pendidikan NTB H Rumindah menegaskan para pengawas sekolah memiliki peran penting selama berlangsungnya simulasi KBM tatap muka. ”Awasi penerapan protokol kesehatan secara ketat di sekolah,” jelasnya, pada Lombok Post, Kamis (17/9/2020).

Pengawas harus memantau bagaimana warga sekolah menjalankan protap itu. Menggunakan masker dengan benar, menjaga jarak, dan mencuci tangan pakai sabun.

”Ini penting, karena sekarang kita berada pada kondisi yang tidak biasa atau beda dari sebelumnya,” tegas dia.

Pengawas sekolah diminta memberi contoh nyata apa-apa saja yang harus dilakukan. ”Praktikkan protap kesehatan itu, kita pakai masker, cuci tangan, dan hindari kerumunan,” kata dia.

Tugas lainnya, memastikan setiap komponen yang ada di dalam daftar periksa sudah disediakan. ”Dicek lagi daftar-daftar, bisa dijadikan salah satu panduan pengawasan,” kata dia.

Selama pemantauan, pengawas harus menjalankan fungsi supervisi. Seperti memberikan pembinaan, penilaian dan bimbingan.

”Kalau ada yang tidak sesuai aturan protokol, nasehati dan diberitahu kemudian awasi pelaksanaannya, jangan hanya mencari kesalahan lalu tidak memberi solusi,” jelas Rumindah.

Hal lain yang menjadi penekanannya, pengawas sekolah harus objektif. ”Dalam rangka mengangkat persoalan ini menjadi laporan ke kepala dinas,” tegas dia.

Sebelumnya, Koordinator Pengawas (Korwas) SMA, SMK dan SLB Mataram Lombok Barat Joni Yulius Moa menjelaskan, pengawas sudah dibekali panduan pemantauan.

Maka Rumindah menyarankan, agar semua laporan sesuai fakta di lapangan. ”Apakah itu berupa foto atau video, sebagai penyempurna pelaporan,” ujarnya.

Dengannya Dinas Dikbud NTB bisa mengambil keputusan tepat. ”Jangan sampai karena laporan yang salah, kepala dinas dijerumuskan,” tegasnya.

Karenanya, ia meminta semua pihak bekerja sama selama penerapan simulasi KBM tatap muka. “Uji coba ini akan sangat menentukan, bagaimana langkah atau arah kebijakan pendidikan di NTB selanjutnya,” pungkas Rumindah.

Kepala Dinas Dikbud NTB H Aidy Furqan juga mengingatkan pengawas sekolah betul-betul memantau simulasi. ”Kalau bisa nongkrong di situ dari pagi sampai anak-anak pulang sekolah,” ujarnya. (yun/r9)

 

 

  Editor : Baiq Farida
#Fungsi Pengawas #Simulasi KBM Tatap Muka #Ketua Dewan Pendidikan NTB H Rumindah