”Semua sekolah yang ikut rata-rata mereka lulus diatas nilai 85, tidak ada yang dibawah itu,” ujar Kepala Dinas Dikpora KLU Fauzan Fuad Minggu (4/9/2020).
Sekolah tersebut terdiri dari 164 SD dan 36 SMP. Penilaian meliputi penerapan standard Covid-19. Mulai dari sarana cuci tangan, pengecekan suhu tubuh, penggunaan masker, hingga penerapan jaga jarak selama belajar.
Selama proses belajar juga tak ada temuan persoalan kesehatan. Baik kesehatan siswa, guru, maupun staf sekolah. ”Alhamdulillah sampai saat ini belum kita temukan siswa yang mengalami gejala Covid-19. Kita akan evaluasi betul,” beber dia.
Fauzan mengatakan, semuanya serba diatur sesuai SKB empat menteri. Saat ini, Dikpora masih menunggu hasil keputusan rapat dari Pemprov NTB terkait sekolah yang berhak belajar tatap muka. ”Juga akan dikombinasikan dengan hasil evaluasi yang sedang dilakukan sekarang ini,” jelas Fauzan.
Setelah simulasi pun, Fauzan berharap agar semua sekolah tetap menerapkan protokol Covid-19. Artinya upaya ini tidak dilakukan hanya pada uji coba saja. Itu harus dilakukan secara berkelanjutan.
Tidak hanya di sekolah, ia juga berharap peran penting orang tua di rumah. Yakni menjaga agar anak-anak tidak tertular di rumah dan membawanya ke sekolah.
”Tetap disiplin untuk keselamatan anak-anak kita,” tandas dia. (fer/r9)
Editor : Baiq Farida