Ketua kelompok KKN Tematik Unram di Desa Kuripan Amrul Hidayat mengatakan, menanam pohon banyak manfaatnya. ”Pohon memiliki fungsi untuk menyerap karbondioksida yang dihasilkan oleh aktivitas maupun kegiatan-kegiatan manusia,” tegas dia.
Upaya ini secara alami diharap bisa mencegah terjadinya banjir, tanah longsor, hingga kekeringan. ”Melihat kondisi cuaca yang sering kali tidak menentu dan suhu udara yang tidak stabil, maka langkah pencegahan harus kita lakukan,” jelasnya.
Selain bermanfaat bagi alam, kegiatan reboisasi bisa dimaknai sebagai sarana pembelajaran konservasi bagi mahasiswa maupun masyarakat. ”Makanya, saat kami mengadakan kegiatan ini, tidak hanya mahasiswa saja yang terlibat tetapi ada unsur dari Pemerintah Desa Kuripan, karang taruna, bahkan warga di sekitar Gunung Sasak,” papar Amrul.
Harapannya melalui kegiatan ini, dapat menciptakan rasa kepeduliaan yang tinggi terhadap lingkungan. Antusiasime anak-anak di Desa Kuripan, Lombok Barat yang tinggi ketika melakukannya secara gotong royong adalah poin positif.
”Mereka sebagai generasi penerus bangsa diharapkan mampu menjaga dan melestarikan alam dengan baik,” pungkasnya.
Kepala Desa Kuripan Hasbi juga mengatakan, di sekitar kawasan Gunung Sasak ini rencananya dibangun Kampus II Unram. Jika hal itu terlaksana, maka dapat membawa dampak yang positif bagi masyarakat Kuripan.
Terlebih lagi dengan suasana Kuripan yang asri dapat menambah daya tarik wisatawan untuk berkunjung. ”Mereka bisa menikmati panorama alam serta melihat keindahan kota Mataram dari atas Gunung Sasak,” pungkasnya. (yun/r9) Editor : Wahyu Prihadi