”Kita akan terus berusaha untuk meningkatkan ranking kita kedepan,” tegas Rektor Unram Prof Bambang Hari Kusumo, Senin (9/5/2022).
Salah satu upaya yang dilakukan kampus, dengan terus memperbaiki indikator penilaiannya. ”Performance indicator-nya ini yang harus kita benahi dan Insya Allah jika kita kerjakan sama-sama, akan membuahkan hasil yang lebih bagus kedepannya,” terangnya.
THE World University Impact Rankings merupakan pemeringkatan universitas. Disusun berdasarkan keberhasilan perguruan tinggi dalam menerapkan 17 Sustainable Development Goals (SDGs) atau tujuan pembangunan berkelanjutan.
THE World University Impact Rankings mengukur kinerja Unram, yang berdampak pada sejumlah tujuan pembangunan berkelanjutan. Indikator SDGs 1 – No Poverty; SDGs 2 - Zero Hunger; SDGs 4 - Quality Education; SDGs 5 - Gender Equality; dan SDGs 17 terkait Partnerships for the Goals.
Berdasarkan indikator SDG 1 – No Poverty, Unram menempati urutan ke-13 nasional dan 201-300 dunia dari 769 institusi. Berdasarkan SDGs 2 - Zero Hunger, Unram menempati urutan ke-13 nasional dan 301-400 dunia dari 553 institusi. Berdasarkan SDGs 4 - Quality Education, Unram menempati urutan ke-13 nasional dan 601-800 dunia dari 1,180 insitusi.
Berdasarkan SDGs 5 - Gender Equality, Unram menempati urutan ke-14 nasional dan 401-600 dunia dari 938 institusi. Dan SDGs 17 terkait Partnerships for the Goals, Unram menempati urutan ke 26 nasional dan 1000+ dunia dari 1,438. Secara keseluruhan Unram menempati peringkat ke-23 nasional dari 1,406 institusi.
Bambang menjelaskan, dengan masuknya Unram pada pemeringkatan dunia membuktikan, PTN yang dipimpinnya mampu bersaing dengan universitas besar di Indonesia maupun dunia. ”Walau pun berada di wilayah timur Indonesia, Unram mampu tampil sebagai salah satu universitas terbaik di Indonesia,” tandasnya. (yun/r9)
Editor : Baiq Farida