”Ini merupakan langkah maju bagi kami, dalam upaya meningkatkan layanan pendidikan dan mutu lembaga masing-masing,” kata Kepala MAN Insan Cendekia (IC) Lombok Timur (Lotim) H Aozar Zawad, Rabu (22/2).
Semua yang berkaitan dengan itu tertuang di dalam pasal demi pasal. Seperti di Pasal 2 tentang ruang lingkup nota kesepahaman, meliputi bidang-bidang substansi kemajuan lembaga. Mulai dari pendidikan, pelatihan, pengembangan madrasah, pengabdian kepada masyarakat, peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). ”Kemudian ada kegiatan lain yang disepakati antara kami dengan UIN SGD Bandung,” jelasnya.
Termasuk salah satu hal krusial yang ditekankan adalah penerimaan mahasiswa baru dari MAN IC Lotim dan MAN IC yang lain di Indonesia melalui jalur prestasi atau nontes. ”Setelah penandatangan MoU ini maka siswa MAN IC khususnya MAN IC Lotim tidak perlu lagi mengikuti tes untuk masuk ke UIN SGD Bandung,” jelasnya.
UIN SGD Bandung adalah perguruan tinggi peringkat pertama webometricks, di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN) se-Indonesia. ”Kualitasnya tidak perlu diragukan lagi,” tambah Aozar.
Bagi MAN IC Lotim, kerja sama ini menjadi strategis. Karena semakin banyak lulusan yang masuk ke PTN berkualitas, akan berpengaruh pula terhadap kualitas MAN IC secara kelembagaan. ”UIN SGD Bandung sebagai perguruan tinggi islam negeri terbaik di Indonesia layak dijadikan tujuan studi lanjut bagi lulusan MAN IC, termasuk kami dari MAN IC Lotim,” jelas dia.
Kerja sama ini juga sangat bermanfaat baik bagi peserta didik, maupun bagi lembaga dalam mempertahankan prestasi. Seperti tahun lalu, MAN IC Lotim dinobatkan sebagai sekolah terbaik di NTB dan terbaik nomor 95 dari Top 1000 jenjang SMA/MA di Indonesia versi rilis LTMPT 2022 berdasarkan pemeringkatan rerata nilai UTBK. ”Prestasi ini melanjutkan peringkat terbaik di tahun sebelumnya yakni tahun 2021,” terang kepala madrasah.
Ia juga membaca ulasan dari beberapa media nasional, yang merekomendasikan 20 Madrasah Aliah Terbaik di Indonesia. Salah satunya adalah MAN IC Lotim. ”Berdasarkan hal itu pula, kami akan terus berusaha memberikan layanan terbaik kepada anak didik dan guru, untuk itu kami juga akan terus mengupayakan keja sama dengan PTN yang lain,” tandasnya.
Bagi UIN SGD Bandung yang saat ini masih berikhtiar untuk rekognisi internasional, MoU dengan MAN IC Lotim sangat strategis. Karena lulusan yang akan masuk nantinya merupakan siswa MAN IC yang memiliki kemampuan dan nilai akademik yang bagus. ”Ini memiliki pengaruh terhadap meningkatnya kualitas input lembaga, sehingga dapat mempercepat terwujudnya rekognisi internasional tersebut,” kata Wakil Rektor IV UIN SGD Bandung Prof Hj Ulfiah.
Peringkat UIN SGD Bandung sebagai perguruan tinggi peringkat pertama webometricks di lingkungan PTKN se-Indonesia juga akan dapat dipertahankan. (yun/r9)
Editor : Baiq Farida