Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Dikbud NTB Segera Gelar Mutasi Kepala Sekolah

Baiq Farida • Rabu, 26 April 2023 | 16:34 WIB
H Aidy Furqan. (Dok)
H Aidy Furqan. (Dok)
MATARAM—Rotasi kepala sekolah tingkat SMA sederajat dan SLB segera dilakukan Dikbud NTB. Kepala Dikbud NTB H Aidy Furqan memberi sinyal akan melakukan usai lebaran.

Menurut dia, mutasi hal biasa, sehingga tidak perlu ditanggapi secara berlebihan. Apalagi, kegiatan ini telah melalui proses evaluasi kinerja.

Tentunya evaluasi kinerja tersebut didasarkan pada regulasi yan berlaku. ”Pergantian ini hal yang wajar, karena kita melihat dan menilai kinerja kepala sekolah itu seperti apa,” ujar pria bergelar doktor ini.

Kepastian berapa jumlah kepala sekolah yang mengalami pergeseran tidak dirincikan. ”Kita sesuaikan dengan kebutuhan, dan nama-nama mereka sudah ada,” jelasnya.

Aidy mengatakan, ini berkaitan erat dengan penyegaran di lembaga pendidikan yang dipimpinnya. Setelah Dinas Dikbud NTB memetakan kompetensi masing-masing individu, nantinya ada kepala SMK dimutasi menjadi kepala SMA, begitu juga sebaliknya. ”Ada kepala SMK yang lamban perkembangan sekolahnya, tetapi manajemen sekolahnya bagus, ini cocok di SMA,” terangnya.

”Namun ada juga ditemukan kepala SMA memiliki kreativitas yang luar biasa dalam memajukan sekolahnya, bisa jadi kita tugaskan dia menjadi kepala SMK,” tambah Aidy.

Berikutnya promosi jabatan, Dinas Dikbud NTB akan mengangkat kepala sekolah dari guru penggerak. Dengan catatan sudah memenuhi persyaratan berdasarkan Permendikbudristek Nomor 40 Tahun 2021 tentang Penugasan Guru sebagai Kepala Sekolah. ”Ada yang kami angkat dari teman-teman guru penggerak,” jelasnya.

Kemudian bagi kepala sekolah yang memiliki kinerja kurang, ada yang ditugaskan kembali menjadi guru. ”Ada yang jadi guru juga karena tidak mampu menerjemahkan program-program kami,” ujar dia.

Sedangkan bagi kepala sekolah yang sedang di masa persiapan pensiun (MPP), mereka tetap menjadi pemimpin di satuan pendidikan tersebut. ”Ada kepala sekolah kita yang MPP ini dan tidak boleh diganggu,” pungkas kepala dinas.

Terpisah, Suka, kepala Balai Guru Penggerak (BGP) mengatakan, dalam hal pengangkatan kepala sekolah, pemerintah telah banyak memanfaatkan eksistensi guru penggerak. Tugas yang diemban kepala sekolah adalah memimpin pembelajaran dan mengelola satuan pendidikan, untuk meningkatkan mutu pendidikan sesuai transformasi pendidikan yang berpihak pada peserta didik. ”Kami mengapresiasi pemda yang mengimplementasikan amanat kementerian,” terangnya. (yun/r9) Editor : Baiq Farida
#mutasi kasek #Dikbud NTB