”Saat seleksi yang dinilai salah satunya piagam yang sudah diraih ,” kata siswi yang duduk dibangku kelas XI ini.
Setelah lolos seleksi ia kembali melakukan tahapan selanjutnya dengan membuat karya tulis. Waktu itu kenangnya, ia membuat karya tulis dengan judul ”Literasi Digital untuk Menunjang Pembelajaran di Sekolah”. Tak butuh lama ia kembali lolos dan mengikuti tahapan wawancara. ”Kita diwawancara dari pusat via zoom,” ujarnya.
Pada wawancara yang dinilai sikap dan cara menjawab. Usai wawancara baru diumumkan pemenang di masing-masing provinsi untuk menuju Jakarta, 5-8 September lalu. ”Dari 3.400 lebih peserta, ada 37 Duta SMA yang terpilih,” tuturnya.
Di Jakarta, para duta SMA masing-masing provinsi disambut pihak Kemendikbudristek. Di hari kedua ia diajarkan bagaimana cara menulis dengan menghadirkan narasumber yang handal. ”Di hari ketiga diajak ke musem dan kantor Google,” pungkasnya. (jay/r9)
Editor : Redaksi Lombok Post