HMPWK Ummat Dampingi Desa Cerdas Bebas Buta Aksara

Yuyun Kutari • Dipublikasikan Selasa, 17 Oktober 2023 | 08:21 WIB

 

CERDASKAN GENERASI BANGSA: Tim PPK Ormawa HMPWK Fakultas Teknik Ummat berfoto bersama usai sosialisasi program desa cerdas buta aksara di Desa Sesait, Lombok Utara, Juli lalu.
CERDASKAN GENERASI BANGSA: Tim PPK Ormawa HMPWK Fakultas Teknik Ummat berfoto bersama usai sosialisasi program desa cerdas buta aksara di Desa Sesait, Lombok Utara, Juli lalu.

LombokPost-Organisasi Mahahasiswa (Ormawa) Himpunan Mahasiswa Perencanaan Wilayah dan Kota (HMPWK) Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Mataram (Ummat) melakukan kegiatan pendampingan terhadap masyarakat dengan wilayah sasaran Desa Sesait, Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara. Diketahui, HMPWK merupakan penerima Hibah Program Penguatan Kapasitas Organisasi Mahasiswa (PPK Ormawa) tahun 2023.

Dosen Pembimbing HMPWK Fakultas Teknik Ummat Febrita Susanti mengatakan, pendampingan terhadap masyarakat di Desa Sesait dilatarbelakangi perhatian pihaknya terhadap isu buta aksara. “Isu buta aksara di Desa Sesait menjadi fokus perhatian kami, karena memiliki jumlah penduduk yang tidak bersekolah tergolong tinggi,” terangnya, kemarin (16/10).

Sebanyak 15 mahasiswa dari Ormawa HMPWK Fakultas Teknik Ummat ambil bagian selama kegiatan yang berlangsung dari Juli-Oktober. Semuanya diawali dengan pembentukan tim, kemudian sosialisasi kepada masyarakat, dan memberikan pelatihan baca tulis, mengenal huruf dan angka. ”Ini semua dilakukan dalam pembelajaran satu semester pada masyarakat usia produktif,” jelas dia.

Ormawa HMPWK Fakultas Teknik Ummat juga menginisiasi pembentukan kelompok Batur Literasi, yang dibantu sekolah perempuan dan PKK Desa Sesait sebagai kelompok yang akan meneruskan keberlanjutan program tersebut. “Kami juga membuat pojok-pojok literasi sebagai wadah pembelajaran masyarakat Desa Sesait,” jelasnya.

Selain kegiatan utama, pihaknya juga menyusun program pendukung. Seperti menggelar pelatihan pembuatan ekobrik melalui pemanfaatan sampah anorganik sebagai salah satu solusi penyelamatan lingkungan. Sekaligus ini menjadi kegiatan pemberdayaan bersama ibu-ibu PKK Desa Sesait.

“Kegiatan kami ini ini didukung  Dinas Lingkungan Hidup Lombok Utara, yang sekaligus ikut memberikan sosialisasi tentang pengolahan sampah di Desa Sesait,” tandasnya.

Ketua Pelaksana Kegiatan Rahmat Hidayatullah berharap program ini dapat meningkatkan kepedulian masyarakat dalam mengelola sampah dari sumbernya. Sekaligus mendukung program Dinas Lingkungan Hidup Lombok Utara pada tahun 2025, yakni pengurangan sampah 30 persen dan penanganan 70 persen dapat tercapai. “Mudah-mudahan ini dapat menjadi alternatif pengganti pupuk pestisida yang harganya cenderung mahal saat ini,” kata dia.

Produk yang dihasilkan dapat digunakan langsung oleh masyarakat dan juga dapat dijual belikan sebagai usaha desa yang dipasarkan melalui market digital.

Pihaknya bersyukur berbagai program yang telah dibentuk mendapatkan sambutan positif dari Pemerintah Desa Sesait. “Kami merasa berterima kasih dan mudah-mudahan dari kegiatan ini dapat mengangkat kondisi desa, untuk lebih baik kedepannya,” tandas dia. (yun/r8) 

Editor : Rury Anjas Andita