LombokPost-Program Studi (Prodi) S1 Kebidanan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Mataram berhasil meraih akreditasi B. “Saat ini kami yang pertama di NTB. Mungkin akan disusul perguruan tinggi lain,” kata Ketua Program Studi S1 Kebidanan Stikes Mataram Humaediah Lestari, kemarin.
Prodi S1 Kebidanan mendapat akreditasi B tertuang dalam Surat Keputusan (SK) penyesuaian akreditasi nomor 0259/LamPTKes/Akr/Sar/Khs/XI/2020 tgl 03 Oktober 2023: SK Akreditasi S1 Kebidanan tetap B. Tahun ini, Prodi S1 Kebidanan meluluskan 12 orang calon wisudawati dan menjadi angkatan pertama saat perubahan status menjadi Kebidanan S1. Sebelumnya, Prodi Kebidanan telah meluluskan empat angkatan pada jenjang D4 kebidanan.
Sesuai dengan SK Kemenristek Dikti Perubahan Nama dari D4 Kebidanan menjadi S1 Kebidanan Nomor 505/E/O/2023 tertanggal 9 Juni, semuanya di migrasi ke sistem S1. “Karena D4 nya sudah dihapus kita pindahkan semua ke S1 dengan melakukan penyesuaian,” katanya.
Stikes Mataram mengajukan perubahan ini ke Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan Indonesia (LAM-PTKes). Kemudian di asesmen dengan instrumen dari 2020, sehingga mendapatkan kategori B.
Perguruan tinggi dengan akreditasi B memiliki beberapa nilai lebih. Seperti, bisa membuka program alih jenjang atau Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Bidan dengan pendidikan terakhir D3 bisa melanjutkan ke S1. Artinya, akreditasi kampus ini sangat berpengaruh untuk jenjang karir profesi bidan. Karena beberapa instansi mencari bidan yang berasal dari kampus terakreditasi B.
“Jadi kalau bidan yang sudah pegawai negeri, kemudian akan naik pangkat itu susah kalau berasal dari kampus akreditas di bawah B,” jelasnya.
Kebijakan daerah memberikan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi akreditas C. Ini untuk menyesuaikan dengan keadaan perguruan tinggi di Lombok yang belum memiliki akreditas B untuk prodi Kebidanan. “Karena susah dan belum ada, itu yang berlaku kemarin. Dan sekarang kami sudah membuka akreditasi B,” ucapnya.
Ketua Prodi Pendidikan Profesi Bidan Stikes Mataram Kristiani Murti Kisid menjelaskan, sesuai dengan peraturan Perundang-undangan, Bidan yang akan melakukan praktik harus melanjutkan studi program profesi kebidanan. “Total mulai persiapan sampai pengajuan hingga visitasi sampai dapat SK pendiriannya sekitar 2 tahun,” tandasnya.
Ketua Unit Penerimaan Mahasiswa Baru (UPMB) Stikes Mataram Endy Bebasari menyampaikan, penerimaan mahasiswa baru untuk Prodi S1 Kebidanan dibuka untuk jalur RPL bagi lulusan D3 Kebidanan. Program RPL ini telah mengantongi sertifikat Sierra dari Kementerian Ristekdikti, yang menjadi indikator status kelayakan pembukaan program RPL di Indonesia.
”Saat ini sedang berlangsung sosialisasi ke OPD terkait untuk akreditasi Prodi S1 Kebidanan,” kata dia.
Penerimaan mahasiswa baru Prodi Profesi Bidan yang telah mendapat SK pendirian 19 September lalu sudah dibuka. Dengan tujuan agar memperluas informasi tentang jenjang pendidikan bagi Sumber Daya Manusia (SDM) bidang kesehatan.
“Utamanya bagi tenaga kesehatan bidan dan perawat, sehingga diharapkan dapat meningkatkan kompetensi keahliannya sesuai aturan yang berlaku di Indonesia,” jelasnya. (cr-chi/r8)
Editor : Kimda Farida