Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Rayakan Dies Natalis Ke-57, Faperta Unram Tanam Seribu Pohon Mangrove di Pantai Gerupuk

Ali Rojai • Senin, 22 Januari 2024 | 12:38 WIB
PELESTARIAN LINGKUNGAN: Rektor Unram Prof Bambang Hari Kusumo (empat dari kanan)  bersama Kapolda NTB Irjen Pol Raden Umar Faroq (lima dari kanan) dan sejumlah pihak lainnya.
PELESTARIAN LINGKUNGAN: Rektor Unram Prof Bambang Hari Kusumo (empat dari kanan) bersama Kapolda NTB Irjen Pol Raden Umar Faroq (lima dari kanan) dan sejumlah pihak lainnya.

LombokPost-Fakultas Pertanian (Faperta) Universitas Mataram (Unram) merayakan dies natalis Ke-57 dengan berbeda. Mereka menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk penanaman seribu pohon mangrove di Pantai Gerupuk, Desa Sengkol, Kabupaten Lombok Tengah, Sabtu (20/1) lalu.

Kegiatan ini melibatkan mahasiswa, dosen, serta pihak-pihak terkait, termasuk pemerintah setempat dan Polda NTB. Penanaman pohon mangrove ini dikordinir Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unram Prof Sukartono dan dipilih sebagai bentuk kontribusi Faperta Unram dalam menjaga keberlanjutan lingkungan pesisir.

Pantai Gerupuk dipilih karena merupakan salah satu lokasi yang strategis untuk program rehabilitasi ekosistem mangrove di wilayah tersebut.

Ketua Panitia Dies Natalis Faperta Unram Halimah menuturkan, kegiatan ini tidak hanya sebagai perayaan dies natalis fakultas. Tetapi juga  sebagai wujud nyata dari komitmen Unram dalam mendukung pelestarian lingkungan. Kegiatan Faperta Mengabdi ini merupakan rangkaian dari acara dies natalis yang ke-57 Faperta Unram.

Faperta Mengabdi ini terdiri dari tiga kegiatan.

”Sebelumnya kami sudah melaksanakan penyuluhan tentang penanaman rumput laut yang akan diolah menjadi bioethanol di Desa Gerupuk dan penyuluhan tentang pengolahan hasil perikanan di Desa Mertak. Lalu dilanjutkan hari ini (Sabtu, Red) kita melakukan penanaman mangrove di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika,” jelasnya.

Halimah memaparkan, dalam kegiatan ini ditanam seribu pohon mangrove dan pada Agustus mendatang akan dilanjutkan dengan penanaman seribu pohon mangrove lagi. Sehingga ada 2.000 pohon mangrove yang akan ditanam dalam kegiatan Faperta Mengabdi ini.

”Kegiatan ini merupakan bentuk sumbangsih Unram dalam mendukung ecotourism di KEK Mandalika,” ucapnya.

Rektor Unram Prof Bambang Hari Kusumo mengatakan, tanaman mangrove merupakan salah satu tanaman yang sangat andal dalam menyerap karbon dioksida yang ada di atmosfer. Dan melalui program ini sebagai bentuk mitigasi mengurangi jumlah karbon dioksida.

Mangrove juga dapat menjadi habitat kepiting dan kerang. ”Sehingga nantinya masyarakat setempat juga dapat membudidayakan kepiting dan kerang ini sebagai sumber peningkatan ekonomi masyarakat di daerah ini,” tutur Bambang.

Guru Besar Fakultas Pertanian Unram ini juga mengajak seluruh pihak yang hadir untuk selalu ikhlas dalam berbuat. Baik kepada sesama manusia maupun terhadap lingkungan sekitar.

Kapolda NTB Irjen Pol Raden Umar Faroq menuturkan, kegiatan penanaman mangrove ini adalah suatu kegiatan yang sangat positif. Selain untuk agrowisata, ini juga sebagai bentuk pencegahan abrasi di sekitar Kecamatan Pujut.

”Kegiatan seperti ini harus tetap dilanjutkan karena mengajak keaktifan mahasiswa dan juga masyarakat. Ini juga merupakan bentuk kerja sama antara Unram dengan Polda NTB, termasuk dukungan dari pemerintah daerah setempat,” ujar kapolda.

Kerja sama diwujudkan dalam program ini sebagai langkah konkret dalam mendorong keterlibatan berbagai pihak dalam pelestarian lingkungan. (jay/r9/*)

Editor : Kimda Farida
#Unram #Mangrove #Faperta