”Selain itu, program literasi untuk melihat sejauh mana kemampuan murid membaca,” kata Kepala SDN 1 Kuripan Utara Ahmad Mursidi, pekan lalu.
Diutarakan, program literasi dilaksanakan setiap Kamis sebelum masuk kelas. Program membaca bersama ini dimulai pukul 07.00-07.30 Wita.
”Kita minta murid membaca 15 menit,” ujarnya.
Dijelaskan, program literasi dibagi-bagi, untuk kelas I dan II murid diminta maju ke depan untuk membaca. Sedangkan murid kelas III sampai kelas VI diminta menceritakan apa yang sudah dibaca di depan. ”Awalnya hanya satu dua murid yang berani tampil, tapi sekarang sudah banyak,” terangnya.
Dijelaskan, program literasi ini tidak hanya memetakan kemampuan murid dalam membaca. Melainkan juga melatih mental untuk berani tampil di depan. ”Banyak murid yang pintar tapi tak berani maju. Kemampuan murid ini harus dibarengi dengan keberanian di depan orang banyak,” urai Mursidi.
Dia menyebutkan, dari program ini akan ketahuan mana murid yang belum lancar membaca. ”Murid kelas VI ada yang belum lancar membaca,” bebernya.
Bagi murid yang belum lancar membaca akan mendapat pembinaan dari wali kelas secara intens. ”Murid yang belum lancar membaca akan terus dilatih dan dibiasakan membaca,” pungkasnya. (jay/r9)
Editor : Kimda Farida