Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Rakerwil IGI NTB Soroti Kasus Kekerasan di Sekolah

Galih Mega Putra S • Rabu, 13 Maret 2024 | 14:10 WIB
RAKERWIL: Pengurus IGI kabupaten/kota dan NTB saat Rakerwil di Hotel Grand Madani, Mataram, pekan lalu. (IGI NTB FOR LOMBOK POST)
RAKERWIL: Pengurus IGI kabupaten/kota dan NTB saat Rakerwil di Hotel Grand Madani, Mataram, pekan lalu. (IGI NTB FOR LOMBOK POST)

LombokPost-Ikatan Guru Indonesia (IGI) NTB menggelar Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) di Hotel Grand Madani, pekan lalu.

Kegiatan dengan tema ”Bersinergi Berdampak Tanpa Kekerasan di Sekolah Wujudkan Merdeka Belajar” dibuka Kabid Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Dikbud NTB  Nur Ahmad.

Hadir Ketua Umum IGI Danang Hidayatullah, Dewan Pembina IGI NTB H Didi Sumardi, sejumlah tokoh seperti H Lalu Sajim Sastrawan.

Juga pihak Kemenag NTB, Kantor Bahasa NTB, Balai Besar Penjamin Mutu Pendidikan (BPMP), pengurus wilayah IGI NTB, ketua IGI kabupatan/kota, dan tamu undangan lainnya.

Agenda pada Rakerwil ini pelantikan pengurus di lima kabupaten/kota.

Nur Ahmad mengapresiasi dedikasi para tenaga pendidik di NTB.

Ia menekankan pentingnya transformasi dan inovasi dalam menghadapi perubahan yang terus berlangsung.

Ia menyampaikan pesan penjabat gubernur jika ada event nasional, bawa ke NTB.

”Kami ucapkan selamat karena IGI NTB bisa melakukannya pada saat Rakernas yang akan digelar di Lombok April mendatang,” ucapnya.

”Anggota IGI adalah guru-guru hebat dan berprestasi, kami akan selalu mendukung selama itu positif dan memajukan pendidikan  NTB,” imbuhnya.

Kepala Dikbud NTB H Aidy Furqan mengatakan, organisasi profesi ada delapan.

Jadi, sewaktu-waktu jika ia menggunakan baju organisasi profesi lain jangan heran.

Sebab, semua organisasi profesi ingin menunjuknya sebagai dewan pembina .

”Silakan berkarya jadilah seperti snowball, bergerak dan terus mengembang menjadi besar, bukan seperti kelereng bergerak sendiri keras dan tetap sendirian. Selamat kepada IGI NTB yang telah mengadakan Rakerwil dan segera menghelat Rakernas,” tutupnya.

Dewan Pembina IGI NTB H Didi Sumardi menuturkan, organisasi profesi ini hendaknya menunjang  karir dan memfasilitasi guru untuk terus meningkatkan kompetensi dalam tugas mulianya mendidik anak bangsa.

”Jadilah guru yang bisa menjadi panutan. Guru yang tidak  emosional dalam mendampingi peserta didik,” pesannya.

Ia menekankan pentingnya komunikasi yang efektif antara guru dan siswa.

Serta membangun hubungan yang baik di antara semua stakeholder pendidikan.

”Komunikasi yang baik adalah kunci untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah,” pungkasnya.

Ketua IGI NTB Hj I Nengah Istiqomah bersyukur atas kesempatan bisa berkumpul dalam acara ini.

Dia mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang hadir.

Diutarakan, pada Rakerwil ini dilakukan rapat kerja yang diikuti sekitar 76 peserta dari berbagai kabupaten/kota NTB.

Isti, sapaan karibnya, menyoroti isu kekerasan di sekolah yang menjadi salah satu fokus dalam tema acara tersebut.

Dia menekankan pentingnya peran semua pihak, baik guru, orang tua, maupun instansi terkait dalam mencari solusi untuk mengatasi masalah tersebut.

”Guru bukan hanya mengajar atau mendidik, tapi juga memberikan perhatian yang tulus dan ikhlas kepada anak-anak. Sehingga dapat mencapai masa depan yang cerah sesuai dengan harapan kita semua,” tuturnya.

Lebih lanjut Isti mengatakan, IGI NTB akan mengadakan Rakernas April mendatang.

NTB sebagai tuan rumah akan mengundang sekitar 200 peserta dari dalam dan luar daerah.

”Momen ini akan membahas berbagai isu penting dalam dunia pendidikan,” pungkasnya

Ketua Umum IGI Danang Hidayatullah mengucapkan selamat pada IGI NTB yang telah bergerak ditengah kesibukan semua guru.

Visi IGI meningkatkan kompetensi dan memajukan pendidikan yang bermartabat bergagasan internasional.

Ia memaparkan, beberapa program IGI preneur dan keberhasilan program IGI pusat yang dapat ditiru dan dijalankan di wilayah dan daerah.

”Kami mengucapkan selamat kepada IGI NTB yang memiliki itikad kuat dan luar biasa, bahkan didukung banyak pihak termasuk kepala Dikbud NTB,” ucapnya.

Karena di daerah lain menurutnya, jarang ada dukungan karena masih banyak dikotomi dan terbatasnya dukungan karena berbagai alasan, bahkan merugikan pihak guru.

Hasil Rakerwil IG NTB diantaranya, akan mengadakan pelatihan manajemen organisasi (PMO). 

Mengukuhkan @hudred trainer sebagai salah satu program literasi dan pengembangan.

Mengadakan jumpa pendidik NTB (JPN ) yang akan dihadiri sepuluh kabupaten/kota di NTB.

IGI NTB juga akan melaksanakan kegiatan untuk semua jenjang pendidikan yang mengusung inovasi pembelajaran tanpa kekerasan di sekolah era Generasi Z yang dilaksanakan saat Hari Pendidikan Nasional dan bersinergi dengan berbagai pihak.

Seperti Dikbud NTB, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3A2KB) NTB, media, dan sebagainya.

Terakhir, menggerakkan program Gerakan Anti Kekerasan di sekolah (Gakdis). (jay/r9/*).

Editor : Kimda Farida
#Guru #igi #NTB