LombokPost-MIN 1 Mataram membuat Program Morning Quran.
Program yang isinya literasi Alquran ini rutin dilakukan setiap hari selama 15 menit.
”Usai literasi baru kita adakan tadarus Alquran,” kata Kepala MIN 1 Mataram Henny Marlina, Kamis (21/3).
Diutarakan, murid di sekolah yang lokasinya di Punia, Mataram itu masuk pukul 07.15 Wita.
Sebelum kegiatan belajar mengajar (KBM) dimulai, ada program Morning Quran hingga pukul 07.30 Wita.
Lalu dilanjutkan dengan tadarus Alquran hingga pukul 08.00 Wita.
”Setelah tadarus baru KBM seperti biasa,” kata Henny, sapaan karibnya.
Dikatakan, di sela-sela KBM ada tahsin. Mata pelajaran (mapel) sekunder diganti dengan kegiatan pemahaman ibadah.
Dia menyebutkan, setiap mapel dikurangi jamnya.
Mapel yang biasanya satu jam 35 menit kini pada Ramadan dikurangi menjadi 30 menit.
”Siswa juga salat Duha dan salat Zuhur berjamaah di madrasah,” ucap Henny.
Tak hanya itu, pada Ramadan ini juga ada program berbagi di madrasah.
Dalam program ini ada pemberian zakat fitrah dan pesantren kilat (Sanlat) sebelum libur.
”Kita akan mengadakan Sanlat selama tiga hari mulai 1 April mendatang,” cetusnya.
Pada kegiatan Sanlat ini ia ingin murid bisa merasakan suasana pondok pesantren dengan bangun pagi untuk sahur.
Lalu membaca Alquran sebelum melaksanakan salat subuh berjamaah.
”Pada Sanlat juga nanti ada tausiah disampaikan guru,” pungkasnya. (jay/r9)
Editor : Kimda Farida